Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jeda Kompetisi, Kesempatan Evaluasi Skuad

Editor Content • Senin, 13 Desember 2021 | 18:49 WIB
KURANG MAKSIMAL: Laga PSS Sleman kontra Persela Lamongan dalam laga pamungkas seri 3 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/12).(DOKUMENTASI PSS SLEMAN)
KURANG MAKSIMAL: Laga PSS Sleman kontra Persela Lamongan dalam laga pamungkas seri 3 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/12).(DOKUMENTASI PSS SLEMAN)
RADAR JOGJA - PSS Sleman menutup putaran pertama BRI Liga 1 2021/2022 dengan hasil kurang memuaskan. Ya, mereka lagi dan lagi kembali gagal meraup tiga poin. Terbaru, klub berjuluk Super Elang Jawa itu harus rela berbagi angka 1-1 kala meladeni Persela Lamongan dalam laga pamungkas seri 3 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/12).

Hasil tersebut tidak membuat PSS beranjak dari papan tengah klasemen sementara. Saat ini, Super Elja berada di peringkat 10 dengan koleksi 21 poin. Namun, posisi mereka terancam melorot jika pesaing terdekat seperti Madura United dan PSM Makassar bisa menang pada partai penutup seri 3 Liga 1.

Ya, kiprah PSS di sepanjang seri 3 memang masih angin-anginan. Dari enam pertandingan, klub berlogo Candi itu hanya mampu mengumpulkan tujuh angka. Dengan rincian, sekali menang dan kalah. Sisanya berakhir dengan hasil imbang. Hal tersebut tentu menjadi catatan besar untuk segera dibenahi. Pelatih PSS Dejan Antonic sadar betul dengan kondisi timnya. "Kami nanti ada libur semoga bisa memperbaiki tim untuk putaran kedua," kata Dejan.

Selepas pekan ke-17 ini, kompetisi terelite sepak bola Indonesia itu akan diliburkan dan kembali bergulir pada 5 Januari 2022. Jeda waktu tersebut bakal dimanfaatkan tim pelatih PSS untuk mengevaluasi tim secara menyeluruh. Termasuk mendatangkan sejumlah amunisi anyar. "Kami butuh pemain baru dan pemain haus gol untuk kerja di tim ini. Semoga pemain baru bisa bergabung dengan kami. Itu paling penting," ujar pelatih 52 tahun itu.

Pelatih asal Serbia itu mengatakan, membenahi tiap lini, khususnya sektor depan menjadi agenda utama evaluasi tim pelatih pada jeda kompetisi. Kebetulan, selama liga di stop penggawa PSS mendapat jatah libur selama sepekan. Bagus Nirwanto cs dijadwalkan kembali berlatih pada 20 Desember mendatang. "Kami sudah bikin program dan rencana untuk ke depan. Anak-anak libur bisa ketemu keluarga. Semoga pemain bisa lebih bagus di putaran kedua nanti," paparnya.

Di sisi lain, jelang dibukanya bursa transfer Liga 1 pada 15 Desember nanti, beberapa pemain santer dikabarkan merapat ke Bumi Sembada. Salah satunya yaitu mantan penyerang Borneo FC Guy Junior Nke Ondoua. Sejatinya perekrutan tersebut tidak lepas dari minimnya penyerang yang dimiliki PSS.

Musim ini, PSS hanya mengandalkan Nemanja Kojic di lini serang. Mereka tidak memiliki opsi striker murni lain. Memang, saat ini ada Saddam Emiruddin Gaffar dan Hokky Caraka yang bisa dijadikan opsi. Namun, Saddam mengalami cedera dan harus menepi sampai tahun depan. Sementara Hokky tengah bergabung dengan Garuda Select Jilid IV.

Karena itu, mendatangkan pemain baru bisa menjadi solusi tepat bagi PSS bersaing di putaran kedua Liga 1 tahun depan. Sementara sejumlah pemain yang dikabarkan semakin dekat dengan pintu keluar Maguwoharjo International Stadium adalah penjaga gawang Miswar Saputra, gelandang Fitra Ridwan, bek Samsul Arifin, dan winger Irfan Jaya.

Soal rumor yang beredar Direktur Utama PSS Andy Wardhana enggan terlalu menanggapi. Hanya, sebelumnya dia menyatakan, pihaknya akan mempertahankan sekitar 60 persen pemain. (ard/din) Editor : Editor Content
#Super Elang Jawa #PSS Sleman #jogja sport #BRI Liga 1