KEBUMEN - Dua pelajar yang masih duduk di bangku madrasah tsanawiyah (MTs) terseret ombak Pantai Entak, Kecamatan Ambal pada Rabu (20/5) sore.
Dalam peristiwa itu satu korban berhasil diselamatkan setelah tergulung ombak, sedangkan satu korban lain dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian.
Korban diketahui masing-masing bernama Dhuwi Rahmadhani dan Bintang. Keduanya berstatus pelajar pada sebuah madrasah di Kecamatan Ambal.
Hingga saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban atas nama Dhuwi Rahmadhani.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, berdasar hasil asesmen di lokasi, korban sebelumnya datang ke pantai bersama rekannya sekira pukul 15.00.
Mereka memutuskan untuk mandi di pantai yang selama ini bukan menjadi tempat obyek wisata. Berselang satu jam kemudiam, tak disangka ombak besar tetiba datang dan menyeret dua korban.
"Lokasi itu disebut bukan obyek wisata dan relatif sepi pengunjung," ungkapnya, Kamis (21/5).
Melihat kejadian itu, rekan korban berlari ke arah timur menuju Pantai Mliwis untuk meminta pertolongan warga. Saat kembali ke lokasi kejadian, korban bernama Bintang berhasil menepi ke bibir pantai, sedangkan Dhuwi Rahmadhani diduga hilang terseret arus.
Mendapat laporan dari Kepala Desa Entak, jajaran Polsek Ambal langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan pencarian bersama warga.
Baca Juga: Pekerja PT MTG Terima Anjuran Disnaker Sleman, Siap Lanjut ke PHI Jika Perusahaan Menolak
Di lokasi kejadian, petugas menemukan pakaian dan sandal milik korban di bibir pantai sebelum korban hanyut.
Kapolres pun mengimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di lokasi yang bukan area wisata dan tidak memiliki akses pengawasan keselamatan.
Sejauh ini tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban. "Kami berkoordinasi dengan tim SAR dan masyarakat sekitar untuk memperluas area pencarian," katanya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo