Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Empat Monyet Lepas Berkeliaran di SMPN 1 Sleman, Kegiatan Belajar Tetap Normal

D
Penulis: Delima Purnamasari❯
KBM TETAP NORMAL: Monyet-monyet sedang berkeliaran di area SMPN 1 Sleman sejak tiga hari terakhir. (Istimewa)
KBM TETAP NORMAL: Monyet-monyet sedang berkeliaran di area SMPN 1 Sleman sejak tiga hari terakhir. (Istimewa)

Advertisement

SLEMAN - Empat ekor monyet yang diduga lepas dari Ibarbo Park berkeliaran di lingkungan SMPN 1 Sleman, Caturharjo, Sleman. Meski sempat viral di media sosial, keberadaan satwa tersebut tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar dan tidak menimbulkan korban.

Humas SMPN 1 Sleman Laksmi Indrawati menyebut, peristiwa terjadi sejak Rabu (22/7) hingga Jumat (24/7). Dia memastikan jumlah monyet yang datang tidak banyak. Dalam sehari sekitar tiga hingga empat ekor saja. Kegiatan belajar mengajar juga bisa berlangsung normal dan tidak terganggu dengan kedatangan primata ini. "Tadi ada yang lewat di dekat saya aman saja dan jinak," katanya dihubungi Jumat (24/7). 

Advertisement

Saat ini, sekolah terus berkoordinasi dengan pengelola Ibarbo untuk penangkapan kembali hewan ini. Berdasarkan informasi yang didapat, sebelumnya ada sepuluh monyet yang lepas dan enam di antaranya sudah tertangkap. 

Menurut Laksmi, tidak ada anak yang terluka dengan hadirnya monyet-monyet ini. Sebab monyet hanya bergelantungan di atas pohon dan di atap sekolah. Sehingga kerugian hanya beberapa genting sekolah yang sedikit melorot karena mereka bermain di atasnya.

Advertisement

Sementara itu, General Manager Ibarbo Park Ajris Sufata mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk membantu penangkapan monyet ini. Sepuluh monyet ini dia sebut lepas sejak November 2025 dan terus dilakukan penangkapan dengan alat jebakan.

"Monyet ini bukan di kandang utamanya. Jadi baru dipindah ke kandang lain karena mau dibersihkan, tetapi malah lepas," ujarnya. 

Monyet-monyet yang sudah tertangkap juga tidak dipelihara kembali dan sudah diberikan pada komunitas di wilayah Banyuraden. Sementara Ibarbo Park fokus memelihara burung, domba, maupun kelinci. (del/eno) 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemarau Panjang di Gunungkidul Picu Ekspansi Monyet Ekor Panjang ke Permukiman Warga

Kemarau Panjang di Gunungkidul Picu Ekspansi Monyet Ekor Panjang ke Permukiman Warga

Musim kemarau di Gunungkidul tidak hanya memunculkan ancaman kekeringan dan kebakaran hutan. Meningkatnya konflik antara manusia dan satwa liar sangat berpotensi terjadi, khususnya monyet ekor panjang (MEP) yang ...

Pemkab Gunungkidul Bahas Rencana Pembangunan Ibarbo Park 2 di Kelok 23

Pemkab Gunungkidul Bahas Rencana Pembangunan Ibarbo Park 2 di Kelok 23

Pemerintah daerah membuka peluang kerja sama antara pembangunan Ibarbo Park 2 dengan rencana pembangunan aviari yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Proyek tersebut direncanakan menggunakan Dana Keistimewaan.

Anggota Komisi D DPRD Sleman Gani Sadat SH MKn Tingkatkan Kualitas dan Prestasi Akademik Siswa KKO

Anggota Komisi D DPRD Sleman Gani Sadat SH MKn Tingkatkan Kualitas dan Prestasi Akademik Siswa KKO

Kabupaten Sleman memiliki tiga SMP negeri penyelenggara kelas khusus olahraga (KKO). Yakni SMPN 3 Tempel, SMPN 1 Kalasan, dan SMPN 3 Sleman. Sedangkan untuk tingkat SMA/sederajat adalah SMAN 1 Seyegan dan SMAN 2 Ngaglik

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer