RADAR JOGJA - Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Purworejo melalui UPT BLK (balai latihan kerja) Purworejo terus berupaya cetak SDM siap kerja. Salah satu caranya dengan membuka sejumlah pelatihan.
Kepala Dinperintransnaker Purworejo Hadi Pranoto mengatakan, tahun ini BLK Purworejo membuka 53 paket pelatihan dari sepuluh kejuruan. Dengan untuk tujuan meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Purworejo agar mempunyai keterampilan dan siap bekerja.
"Ada 53 paket pelatihan sepuluh kejuruan. 12 paket bersumber dari dana APBN. Sisanya dari APBD Kabupaten Purworejo dan dari dana Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)," jelasnya, Jumat (13/10).
Baru-baru ini, Kepala Dinperintransnaker Purworejo Hadi Pranoto juga telah membuka membuka kegiatan pelatihan setir mobil angkatan II di 2023. Yakni, pada Kamis (12/10) di Aula UPT BLK Purworejo.
Disebutkan, pada pelatihan setir mobil tersebut diikuti oleh 20 peserta dari berbagai latar belakang pendidikan. Nantinya, peserta akan mengikuti pelatihan selama sepuluh hari baik teori maupun praktik. "Setelah pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat dan SIM A apabila lulus," ungkapnya.
Dia berharap, para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat lebih terampil dalam berkendara. Dengan begitu, peserta akan memiliki sertifikat setir mobil dan SIM A yang dapat dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan yang sesuai.
BLK Purworejo merupakan lembaga milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo yang memberikan pelayanan berupa pelatihan berbasis kompetensi secara gratis bagi masyarakat. Sehingga, dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk meningkatkan skill. (han/din)