GUNUNGKIDUL - Ledakan kunjungan wisatawan saat long weekend HUT ke-81 Kemerdekaan RI ikut mengerek pendapatan asli daerah (PAD) Gunungkidul sektor pariwisata. Hingga 18 Agustus 2026, retribusi pariwisata telah mencapai Rp 47.204.078.630 atau 130,89 persen dari target setahun.
Realisasi tersebut bahkan sudah melampaui target Rp 36.064.663.400. “Artinya, penerimaan retribusi telah melampaui target sekitar Rp 11,4 miliar ,” beber Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul Antonius Hary Sukmono Selasa (18/8).
Baca Juga: Enam Jukir Liar Dipanggil Dishub Bantul, Berdalih Hanya untuk Membantu
Hingga 18 Agustus, lanjutnya, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 3.841.360 orang. Angka tersebut setara 118,59 persen dari target tahunan sebanyak 3.239.205 kunjungan. Artinya, target kunjungan wisatawan 2026 telah terlampaui 602.155 kunjungan.
Lonjakan kunjungan semakin terlihat selama long weekend. Disparekrafpora mencatat sekitar 26 ribu wisatawan berkunjung pada Sabtu (15/8), kemudian melonjak menjadi sekitar 40 ribu wisatawan pada Minggu (16/8). "Melihat kondisi di lapangan banyak wisatawan yang berwisata ke pantai selatan," kata Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Disparekrafpora Gunungkidul Yohanes Nanang Putranto.
Baca Juga: Target Retribusi Parkir Jogja Dipangkas, DPRD Desak Audit Eksternal dan Digitalisasi
Kepadatan kunjungan juga tercermin di TPR Baron. Dalam dua hari, tercatat 17.365 pengunjung. Rinciannya, 6.474 pengunjung pada Sabtu dan melonjak menjadi 10.891 pengunjung pada Minggu.
Terpisah, Koordinator TPR Baron Slamet Widodo menyebut, jumlah tersebut meningkat dibandingkan akhir pekan sebelumnya. Namun, angka di TPR Baron belum sepenuhnya menggambarkan jumlah wisatawan yang menuju kawasan pantai. Karena sebagian rombongan, khususnya bus, memilih masuk melalui TPR Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). (cr1/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita