BANTUL - Even internasional yang digelar di kawasan pantai selatan Bantul pekan lalu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata tahun ini. Tercatat, Jogja International Kite Festival yang diselenggarakan 26-27 Juli tersebut menghasilkan pemasukan lebih dari Rp 433 juta.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul Markus Purnomo Adi menyampaikan, lonjakan kunjungan terjadi selama dua hari pelaksanaan even tersebut. Khususnya di jalur pantai selatan (pansela).
Pada Sabtu (26/7), jumlah kunjungan di sepanjang pansela tercatat mencapai 11.895 orang. Angka ini naik hampir 97 persen dibanding Sabtu (19/7) dengan 6.016 kunjungan. Kenaikan yang hampir serupa juga terjadi pada Minggu (27/7), dengan 18.035 pengunjung, dibandingkan 9.182 pada Minggu (20/7). Artinya, kunjungan melonjak sekitar 96 persen.
"Even seperti ini memang terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak PAD," ujar Markus Jumat (1/8).
Secara keseluruhan, selama Juli 2025, Bantul mencatat total kunjungan sebanyak 202.262 orang. Dengan total PAD sebesar Rp 2.929.239.000.
Sementara itu, akumulasi kunjungan wisatawan dari Januari-Juli mencapai 1.183.497 orang. Dengan total PAD senilai Rp 17.134.711.500.
Angka ini setara dengan 34,98 persen dari target PAD sektor pariwisata Bantul 2025 yang ditetapkan sebesar Rp 49 miliar. Meskipun ada even berskala internasional, dia optimistis dengan target PAD Bantul bisa tercapai. (cr2/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita