BANTUL - Salah seorang sastrawan perempuan terkemuka di Indonesia, Okky Madasari terlihat mendatangi rumah duka mendiang Joko Pinurbo (Jokpin) di PUKY, Bantul.
Okky mengatakan sempat belajar menulis puisi dengan Jokpin secara intens pada tahun 2011-2012.
Ia mengenal sosok Jokpin sebagai guru yang menginspirasi.
"Karya mas Jokpin itu bisa menjadi memberi menjadi teman kita dalam segala situasi, juga diam-diam ada semangat untuk terus melanjutkan hidup bahkan semangat untuk melakukan perlawanan," ujar Penulis Novel Entrok dan Pasung Jiwa, Okky Madasari saat ditemui media di rumah duka PUKy, Bantul, Sabtu (27/4/2024).
Ia merasa beruntung karena sebelum Jokpin meninggal dirinya berkesmpatan interaksi secara langsung oleh beliau.
Okky juga mengaku bahwa dirinya belajar menulis puisi dari sosok Joko Pinurbo.
"Jadi mas Jokpin mengajari saya langsung menulis puisi, kami sempat berkorespondensi dalam waktu yang cukup lama untuk dia ngajarin langsung bagaimana cara menulis puisi itu sekitar tahun 2011-2012 kami intens," tuturnya.
Okky mengingat masa dimana dirinya intens bertemu dengan Joko Pinurbo beberapa tahun silam.
Dalam pertemuan tersebut, Jokpin jiga banyak memceritakan tentang sastra, budaya dan kehidupan Indonesia.
"Mas Jokpin juga seorang sastrawan yang walaupun mungkin karya sastranya berbeda dengan style Rendra style Wiji Thukul tapi dengan gayanya karya-karya Jokpin itu sebenarnya memotret persoalan dalam masyarakat Indonesia," terangnya.
Karya-karya Jokpin dinilai sangat lekat dengan generasi milenial dan Z.
Banyak karyanya yang membicarakan fenomena yang terjadi dan dialami oleh generasi sekarang.
"Jadi mas Jokpin itu seorang penyair yang berhasil menangkap kegelisahan zaman, berhasil mengutarakan dinamika masyarakat, termasuk generasi Z, dan generasi terkini," jelasnya.
"Karya-karya mas Jokpin akan terus relevan," imbuhnya. (oso)
Editor : Meitika Candra Lantiva