BANTUL – Pada tahun 2024 ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul akan menambah pemasangan 720 titik lampu penerangan jalan umum (LPJU).
Dari jumlah tersebut, 457 titik akan digunakan untuk penerangan jalan tingkat desa. Kemudian 263 titik untuk penerangan jalan tingkat kabupaten.
Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi mengatakan, pihaknya memprioritaskan penambahan LPJU di jalan tingkat kabupaten yang memiliki kepadatan lalu lintas tinggi. Namun sarana penerangan jalannya masih minim.
"Seperti di Jalan Imogiri Barat, yakni di Perempatan Sudimoro ke selatan masih minim penerangan jalan,” katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (10/1).
Pada 2023 lalu, Dishub Bantul telah memasang LPJU sebanyak 1.003 titik dari APBD murni. Ditambah 352 titik LPJU dari APBD perubahan.
Sehingga totalnya ada penambahan 1.355 LPJU pada 2023 yang tersebar di 17 kapanewon.
Jumlah LPJU yang ditambah pada tahun 2024 menyebar di 17 kapanewon di Kabupaten Bantul. Anggarannya mencapai Rp 9 miliar.
Penambahan LPJU pada tahun 2024 ini sebagian berasal dari aspirasi DPRD Bantul. Kemudian juga dari hasil musyawarah perencanaan pembangunan dari setiap kapanewon.
“ Program dari dinas sendiri juga ada,” ujar Singgih.
Kemudian Dishub Bantul pada tahun 2024 juga akan melengkapi jalur Cinomati dengan penerangan jalan.
Dishub Bantul telah melakukan survei di lokasi tersebut dengan melibatkan warga sekitar. Kemudian ada yang mengusulkan tambahan lampu penerangan jalan.
Jalur Cinomati terbagi menjadi jalan milik provinsi dan milik kabupaten. Dishub Bantul akan menambah LPJU di jalur Cinomati yang termasuk ke dalam jalan kabupaten.
“Kemarin dari usulannya tiga penambahan lampu,” sebut Singgih.
Ia menjelaskan, penambahan ratusan LPJU pada tahun rencananya akan dilakukan pada triwulan kedua 2024.
Hal itu karena didahului oleh penyusunan detail engineering design (DED) yang memakan waktu sekitar dua bulan. Kemudian satu bulan digunakan untuk review.
"Setelah dokumen perencanaan jadi, baru kami mulai ke proses pengadaan di triwulan kedua. Mulai bulan April sampai Juni, tiga bulan itu kami harapkan selesai,” jelasnya.
Selain itu, Dishub Bantul juga berupaya mengganti lampu penerangan jalan dari yang masih konvensional ke LED. Lampu yang diganti itu berada di ruas Jalan Parangtritis.
Tahun ini minimal 150 titik LPJU di Jalan Parangtritis akan diganti dengan LED. Mulai dari Perempatan Druwo ke arah selatan.
Menurut Singgih, hal itu dalam rangka efisiensi penggunaan energi. Yang berimbas pada efisiensi biaya.
Sebab, jika menggunakan lampu yang konvensional lebih boros energi listrik daripada LED. Lampu konvensional juga lebih banyak menghasilkan polusi.
“Jadi nanti bertahap, kami tiap tahun tidak hanya pengadaan lampu terus. Tetapi kami secara reguler lampu yang sudah lama ini akan dilakukan penggantian ke LED. Untuk ahun ini yang di Jalan Parangtritis,” tandasnya. (tyo)
Editor : Amin Surachmad