KULON PROGO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo melakukan ramp check ke sejumlah perusahaan otobus maupun penyedia angkutan pariwisata. Tujuannya, memastikan angkutan masal aman saat membawa penumpang yang hendak menghabiskan waktu libur panjangnya.
Kepala Seksi Angkutan Dishub Kulon Progo Ngatini menyampaikan, ramp check menyasar angkutan pariwisata, baik bus pariwisata antarkota maupun kendaraan wisata. Selain angkutan massal, Dishub juga melakukan ramp check pada kendaraan roda empat yang seringkali digunakan wisatawan untuk berkunjung menjelajahi wisata di Kulon Progo.
Mobil Volkswagen (VW) keluaran lama dengan kap terbuka menjadi salah satu sasaran ramp check. Lantaran, selama libur nataru penggunaan mobil ini akan mengalami kenaikan. "Kami memastikan mobil layak jalan," ujarnya, Rabu (4/12).
Secara garis besar, kedua kendaraan diperiksa dengan beberapa indikator, yaitu fisik dan administrasi. Pemeriksaan administrasi meliputi, kesesuaian dokumen kendaraan dan kelengkapannya. Sedangkan untuk fisik, Dishub memeriksa ketebalan ban, rem, oli, dan keseluruhan kinerja lampu. Selain itu, khusus untuk bus pemeriksaan juga didetailkan dengan kesesuaian jumlah kursi dan keberadaan pemecah kaca darurat.
Dalam pemeriksaan ramp check kali ini, dishub tak menemukan kendaraan yang tak layak jalan. Keseluruhan kendaraan dianggap sesuai dan telah mentaati aturan operasional. Sehingga, pengguna kendaraan dipastikan akan nyaman."Yang sering kami temui berupa tipisnya ban, tapi tadi tidak kami temui," ujarnya.
Sementara itu, salah satu sopir bus yang sempat melakukan ramp check Sujiyo menyampaikan apresiasinya. Lantaran, ramp check dinilai membantunya memastikan keamanan kendaraan yang dia kemudikan. Bus jarak jauh harus dalam keadaan fit saat membawa penumpang.
"Sangat membantu kami meninjau ulang kesiapan armada," ujarnya.
Pria yang telah bertugas sebagai supir bus selama 30 tahun ini merasa terbantu dengan ramp check karena meninjau secara detail kesiapan armada yang kerap kali terlewat oleh sopir. Sehingga, kendaraan jarak jauh dapat memastikan keamanan penumpang selama perjalanan. Terlebih sopir juga tak khawatir ataupun ketakutan dengan kejadian kecelakaan akibat malfungsi dari kendaraan. (gas/pra)
Editor : Heru Pratomo