Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wadahi Energi Berlebih Anak Muda di Atas Ring, Sembada Fight Championship Siap Digelar di GOR Tridadi  Sleman

AR
Para peserta saat melakukan penimbangan di Ricy Cafe, Sabtu (2/5) pagi. Rizky Wahyu/Radar Jogja 
Para peserta saat melakukan penimbangan di Ricy Cafe, Sabtu (2/5) pagi. Rizky Wahyu/Radar Jogja 

Advertisement

 



SLEMAN - Fenomena kekerasan jalanan atau klithih yang masih menghantui wilayah Jogjakarta, memicu keprihatinan berbagai pihak.

Advertisement

Alih-alih hanya meratap, sekelompok pegiat olahraga bela diri di Bumi Sembada memilih mengambil langkah konkret.

Mereka mencoba menjaring energi berlebih para pemuda untuk disalurkan ke jalur prestasi, bukan aksi anarkistis  di jalanan.

Wadah ini bertajuk Sembada Fight Championship (SFC). Ajang adu jotos resmi ini bakal berlangsung di GOR Tridadi, Sleman, pada Minggu (3/5) pagi.

Ketua Panitia Sembada Fight Championship Tegar Artha Graha mengatakan, SFC merupakan ajang pertama di DIJ yang berani menyatukan tiga disiplin ilmu bela diri sekaligus dalam satu panggung, yakni boxing, kickboxing, dan muay thai. 

Dalam kegiatan ini, ada 178 peserta yang ambil bagian. 

Dari total itu ada sebanyak 158 peserta putra dan 20 peserta putri.  Namun dari jumlah tersebut, peserta tidak hanya datang dari kalangan dewasa. SFC juga membuka kelas bagi petarung usia dini atau anak-anak. 

Menurut Tegar, langkah itu diambil sebagai antitesis dari aksi klithih yang kerap melibatkan anak di bawah umur dan remaja.

Advertisement
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Viral Diduga Klitih di Jalan Jogja-Solo, Polisi Sita Barang Bukti Berupa Stik Golf

Viral Diduga Klitih di Jalan Jogja-Solo, Polisi Sita Barang Bukti Berupa Stik Golf

Sebuah video beredar di media sosial diduga klitih di Jalan Jogja-Solo pada Minggu (16/8).

Diduga Bawa Airsoft Gun dan Clurit, Polisi Buru Pelaku Kejahatan Jalanan di Maguwoharjo Sleman 

Diduga Bawa Airsoft Gun dan Clurit, Polisi Buru Pelaku Kejahatan Jalanan di Maguwoharjo Sleman 

Seorang warganet curhat di media sosial karena menjadi korban kejahatan jalanan bersama rekannya. Disebut pelaku meneriakinya sembari membawa clurit sepanjang dua meter dan pistol berpeluru gotri.

Pesan Herry Zudianto terhadap Pembatasan JLFR: Dirangkul, Beri Sentuhan Seni dan Budaya, Pasti Jadi Daya Tarik Wisata 

Pesan Herry Zudianto terhadap Pembatasan JLFR: Dirangkul, Beri Sentuhan Seni dan Budaya, Pasti Jadi Daya Tarik Wisata 

Polemik pembatasan gerakan Jogja Last Friday Ride (JLFR) masuk ke kawasan Malioboro mendapat komentar Herry Zudianto. Wali Kota Jogja periode 2001-2006 dan 2006-2011 sekaligus sosok pencetus gerakan Sepeda Kanggo Sekola

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer