Wadahi Energi Berlebih Anak Muda di Atas Ring, Sembada Fight Championship Siap Digelar di GOR Tridadi Sleman

SLEMAN - Fenomena kekerasan jalanan atau klithih yang masih menghantui wilayah Jogjakarta, memicu keprihatinan berbagai pihak.
Alih-alih hanya meratap, sekelompok pegiat olahraga bela diri di Bumi Sembada memilih mengambil langkah konkret.
Mereka mencoba menjaring energi berlebih para pemuda untuk disalurkan ke jalur prestasi, bukan aksi anarkistis di jalanan.
Wadah ini bertajuk Sembada Fight Championship (SFC). Ajang adu jotos resmi ini bakal berlangsung di GOR Tridadi, Sleman, pada Minggu (3/5) pagi.
Baca Juga: Ada Pelepasan Lampion di Borobudur, Tiap Jelang Waisak Hotel di Magelang Selalu Kekurangan Kamar
Ketua Panitia Sembada Fight Championship Tegar Artha Graha mengatakan, SFC merupakan ajang pertama di DIJ yang berani menyatukan tiga disiplin ilmu bela diri sekaligus dalam satu panggung, yakni boxing, kickboxing, dan muay thai.
Dalam kegiatan ini, ada 178 peserta yang ambil bagian.
Dari total itu ada sebanyak 158 peserta putra dan 20 peserta putri. Namun dari jumlah tersebut, peserta tidak hanya datang dari kalangan dewasa. SFC juga membuka kelas bagi petarung usia dini atau anak-anak.
Menurut Tegar, langkah itu diambil sebagai antitesis dari aksi klithih yang kerap melibatkan anak di bawah umur dan remaja.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




