RADAR JOGJA - Pemain sayap Chelsea, Pedro Neto disanksi oleh UEFA karena mendorong seorang ball boy (anak gawang) selama kekalahan Liga Champions di Paris Saint Germain pada Kamis (12/3) dini hari.
Neto menghadapi larangan bermain satu pertandingan atas dakwaan yang menurut UEFA merupakan perilaku tidak sportif, dengan keputusan disiplin akan menyusul pada waktunya.
Chelsea tertinggal 5-2 dari juara bertahan setelah leg pertama di babak 16 besar. Pertandingan leg kedua akan berlangsung di London.
Neto mendorong anak itu di dada karena tampaknya menahan bola alih-alih mengembalikannya kepada pemain di akhir pertandingan ketika Chelsea tertinggal 4-2.
Neto kemudian meminta maaf kepada anak itu dan memberinya jersey pertandingannya.
"Dengan emosi pertandingan, kami kalah, saya ingin mengambil bola," kata Neto.
"Saya sedikit mendorongnya. Saya melihat bahwa saya menyakitinya dan saya minta maaf, karena saya bukan orang seperti itu," jelasnya.
Editor : Satria Putra Sejati