Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ikut Terdampak Kenaikan BBM, Dishub Bantul Jadwalkan Perbaikan Lampu Jalan secara Bergilir

C
Penulis: Cintia Yuliani❯
TERDAMPAK: Kenaikan BBM berpengaruh terhadap operasional perbaikan lampu jalan yang akan digilir. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)
TERDAMPAK: Kenaikan BBM berpengaruh terhadap operasional perbaikan lampu jalan yang akan digilir. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)

Advertisement

BANTUL - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai berdampak pada operasional Pemerintah Daerah (Pemda) Bantul. Salah satunya dirasakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul, terutama dalam layanan perbaikan lampu penerangan jalan umum (LPJU).

Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi mengatakan, kenaikan harga BBM berpengaruh pada operasional armada perbaikan LPJU karena menggunakan bahan bakar jenis Pertamax Dex. “Biasanya dalam satu hari kami mengoperasikan dua armada, sekarang menjadi satu,” jelasnya Rabu (29/4).

Advertisement

Mengantisipasi lonjakan biaya BBM, Dishub Bantul menerapkan sistem kerja bergiliran. Tim dibagi menjadi dua wilayah yakni timur dan barat yang bertugas secara bergantian setiap hari. 

“Misalnya Senin tim timur, hari Selasa tim barat. Ini untuk menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran BBM,” ujarnya.

Advertisement

Kebijakan tersebut berdampak pada waktu penanganan aduan masyarakat. Perbaikan lampu jalan kini mengalami penundaan sekitar satu hari. “Kalau ada aduan hari Kamis dan itu wilayah timur, maka akan ditangani keesokan harinya. Jadi tertunda satu hari saja,” katanya.

Meski demikian, Singgih memastikan kondisi LPJU di Bantul secara umum masih baik. Aduan kerusakan biasanya meningkat saat musim hujan, terutama pada lampu yang sudah berusia lama. “Tapi Insya Allah tetap kita tangani secepat mungkin,” tuturnya.

Dishub Bantul juga berencana mengganti lampu lama dengan teknologi LED yang lebih hemat energi dan tahan lama. Saat ini, masih terdapat sekitar 4.000 lampu model lama dari total sekitar 12.500 titik lampu. “Lampu lama lebih boros listrik, sehingga ke depan akan kita ganti bertahap dengan LED,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah Bantul Istirul Widilastuti menyebut, dampak kenaikan BBM terhadap anggaran daerah belum terlihat signifikan. Namun, pihaknya akan tetap mengkaji dampak tersebut dalam pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan. “Tahun ini juga kita lakukan evaluasi APBD,” jelasnya.

Dikutip dari Jawa Pos, harga BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan antara lain Pertamax Turbo kini dibanderol Rp 19.400 per liter, melonjak dari harga sebelumnya Rp 13.100 per liter. Dexlite harganya kini menyentuh Rp 23.600 per liter, naik dari harga Maret di level Rp 14.200 per liter. Pertamina Dex menjadi yang termahal dengan harga Rp 23.900 per liter, dibandingkan bulan lalu yang masih Rp 14.500. (cin/eno)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Enam Jukir Liar Dipanggil Dishub Bantul, Berdalih Hanya untuk Membantu 

Enam Jukir Liar Dipanggil Dishub Bantul, Berdalih Hanya untuk Membantu 

Enam warga Trirenggo dipanggil Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul setelah diduga melakukan pungutan parkir liar saat upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Trirenggo. Dishub menegaskan tidak pernah menerbitkan izin pe

Dishub Bantul Gelar Operasi, Total 44 Kendaraan Ditilang,  27 Lainnya Hanya Kena Tegur

Dishub Bantul Gelar Operasi, Total 44 Kendaraan Ditilang, 27 Lainnya Hanya Kena Tegur

Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menindak puluhan kendaraan angkutan yang melanggar aturan dalam operasi penegakan hukum lalu lintas di Jalan Srandakan dan Terminal Imogiri pada 7-8 Juli. Dari total 241 kendaraan ...

Dishub Bantul Gencarkan Parkir Insidental, Tiga Kantong Parkir Resmi Raih Pendapatan Rp 2,6 Juta di Bantul Fun Run

Dishub Bantul Gencarkan Parkir Insidental, Tiga Kantong Parkir Resmi Raih Pendapatan Rp 2,6 Juta di Bantul Fun Run

Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul telah menyediakan tiga kantong parkir insidental saat Bantul Fun Run di Kompleks Pemkab Parasamya Minggu (5/6) lalu. Dari ketiga lokasi ini, mampu menambah pendapatan hingga Rp 2,6 juta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer