RADAR JOGJA - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta memuji Thomas Frank sebagai seorang pelatih yang luar biasa setelah ia dipecat Tottenham Hotspur, tetapi mengakui bahwa semua pelatih rentan terhadap pemecatan.
Frank dipecat oleh Spurs setelah hanya delapan bulan menjabat, yang berarti mereka kemungkinan akan memiliki pelatih baru untuk pertandingan melawan Arsenal dalam derbi London utara pada Minggu depan.
Menanggapi kepergian Frank menjelang pertandingan timnya melawan Brentford, Arteta mengatakan pemecatan tersebut merupakan kabar yang menyedihkan.
"Ketika Anda memiliki seorang kolega yang tidak melanjutkan pekerjaannya adalah hal yang menyedihkan karena Thomas adalah pelatih yang luar biasa, dia adalah pria yang luar biasa, dan dia telah membuktikannya di liga," kata Arteta.
"Tetapi kita tahu di mana kita berada. Kita tahu bahwa tanggung jawab kita lebih dari sekadar kinerja. Dan hasil menentukan apa yang terjadi pada kita," imbuhnya.
"Anda harus memenangkan banyak pertandingan karena pada akhirnya, jika Anda tidak melakukannya, Anda tidak akan bisa melanjutkan, dan itulah realita pekerjaan kami," jelasnya.
Arteta menghadapi tahun pertama yang penuh gejolak sebagai pelatih Arsenal tetapi ia telah mengubah nasib klub sejak saat itu.
Arsenal menuju Brentford dengan berada puncak klasemen Premier League dan masih berjuang di keempat kompetisi.
Frank menjadi manajer Premier League ketujuh yang kehilangan pekerjaannya musim ini. Ange Postecoglou hanya bertahan 39 hari sebagai pelatih Nottingham Forest sebelum ia dipecat.
Dan ketika ditanya apakah klub-klub Premier League menjadi terlalu tidak sabar, Arteta menjawab dalam setiap klub hal tersebut sangat berbeda meskipun tetap ada kemungkinan.
"Saya hanya bisa berbicara tentang Frank dan apa yang saya ketahui sebagai pelatih karena saya telah menghadapinya berkali-kali dan bagaimana dia mempersiapkan timnya dan apa yang dia lakukan di Brentford juga," ungkap Arteta.
"Atau bagaimana penampilan mereka di pramusim ketika kami bermain melawan mereka (Tottenham mengalahkan Arsenal 1-0). Mereka benar-benar mengesankan," lanjutnya.
"Tetapi pada akhirnya juga, liga ini sangat kompetitif. Kita semua rentan karena siapa pun bisa mengalahkan Anda pada hari itu, Anda tahu itu. Dan itu sangat sulit untuk dikelola," tegasnya.
Comeback Manchester City di menit-menit akhir melawan Liverpool memangkas keunggulan Arsenal di puncak klasemen menjadi enam poin, dan tim Pep Guardiola kini hanya memiliki selisih tiga poin setelah mengalahkan Fulham.
Arteta akan mengambil keputusan akhir mengenai kebugaran Bukayo Saka dan Martin Odegaard.
Saka telah absen dalam tiga pertandingan terakhir karena masalah pinggul, sementara Odegaard telah absen dalam dua pertandingan karena cedera otot.
Editor : Satria Putra Sejati