SLEMAN - Pasar Wonosari atau lebih kenal dengan Pasar Saren kembali menyelenggarakan kegiatan nyadran minggu (8/2). Pasar yang berlokasi di Jalan Saren, Wonosari, Wedomartani, Ngemplak, ini terus menjaga tradisinya. Perayaan menyambut bulan Ramadan terus digelar tiap tahun dengan ciri khas penggunaan jodang.
Peti hantaran dari kayu ini dipanggul oleh dua orang pria menggunakan bambu. Jodang ini penuh dengan berbagai makanan seperti buah, jajanan pasar, hingga ingkung. Makanan ini kemudian dimakan bersama-sama oleh masyarakat.
Ketua Paguyuban Sedyo Utomo Sugeng Wahyudi menjelaskan, penggunaan jodang dilakukan karena sudah menjadi bagian dari tradisi. Terlebih beberapa jodang merupakan peninggalan dari sesepuh yang sudah puluhan tahun. Meski sebagian merupakan jodang baru yang dibuat mandiri karena yang lama sudah lapuk.
"Kurang lebih hari ini ada 14 jodang. Isiannya ada berbagai macam makanan, bebas," terangnya ditemui di sela-sela kegiatan.
Pemilihan lokasi di Pasar Saren sendiri dinilai lebih praktis. Dibandingkan jika acara yang dilakukan terpisah di tiga makam. Meski pada pagi harinya, masyarakat sudah melakukan nyekar. Sementara perayaan di pasar ini lebih pada untuk pengajian dan makan bersama.
"Di masing-masing makam ada cikal bakal dusun. Kiai Satar, Kiai Pandansari, dan Kiai Singodongso. Acara ini juga untuk mendoakan beliau-beliau," tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga Padukuhan Saren Sriyono membawa jodang peninggalan simbahnya yang sudah berusia puluhan tahun. Dia sebut jodang itu kini hanya dipakai untuk acara kebudayaan desa tahunan saja. Sisanya hanya disimpan di rumah.
Berbeda dengan zaman dahulu yang digunakan untuk pernikahan hingga pesta lainnya. "Ini karena enggak efektif dan berat. Dibuat dari kayu jati atau nangka. Sekarang pada pilih pakai keranjang," katanya.
Dengan demikian penggunaan jodang saat ini memang sebatas untuk melestarikan budaya. Apalagi saat ini sudah jarang yang masih memproduksi. "Saya bawa lemper, sayuran, jajan pasar. Sekarang sudah bebas, segala macam makanan bisa dibawa," katanya. (del/laz)