Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Guguran Awan Panas Merapi Lebih dari 1Km, Gunung Merapi Masih Siaga Level 3! Apa Artinya dan Seberapa Berbahaya?

Bahana. • Jumat, 3 Oktober 2025 | 20:49 WIB

ilutrasi Merapi mengeluarkan guguran lava pijar
ilutrasi Merapi mengeluarkan guguran lava pijar
RADAR JOGJA - Berdasarkan laporan resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG ), hingga kini Jumat (3/10/2025), Gunung Merapi masih berstatus Siaga atau level 3.

Aktivitas vulkanik terpantau cukup tinggi, pada Kamis (2/10/2025) tercatat terjadi guguran awan panas sejauh hingga 2 kilometer ke arah Kali Boyong, 27 kali guguran lava ke arah Kali Krasak, Kali Bebeng, Kali Sat/Putih dengan radius maksimum 1,8 km.

Berdasarkan laporan MAGMA Indonesia yang dikelola Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM, dari hasil pengamatan terlihat asap kawah utama berwarna putih dengan ketebalan pekat dan menjulang hingga sekitar 125 meter di atas puncak, dan berdasarkan pengamatan kegempaan, juga telah terjadi 16 kali gempa guguran dengan amplitudo 1-15 mm.

Meski aktivitasnya meningkat, masyarakat di luar zona bahaya yang telah ditetapkan dihimbau untuk tetap tenang dan dapat beraktivitas seperti biasa.

Daerah bahaya untuk saat ini yaitu dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi. Kemudian sepanjang 7 km di alur Sungai Krasak, sepanjang 5 km di alur Sungai Boyong dan Gendol.

Apa Arti Status Level 3 atau Siaga?

Status Siaga (Level 3) menandakan bahwa gunung api mengalami peningkatan aktivitas, ditandai dengan adanya perubahan visual maupun aktivitas kawah.

Kondisi ini sering diikuti dengan letusan kecil hingga sedang, dan jika berlanjut dapat memicu letusan utama.

Dalam level ini, berpotensi terjadinya erupsi besar dalam kurun waktu sekitar dua pekan, meski tidak selalu terjadi.

. Tanda-tandanya antara lain meningkatnya kegempaan, asap kawah lebih tebal, serta pertumbuhan kubah lava yang berpotensi runtuh menghasilkan awan panas.

Namun, penting dicatat bahwa status Siaga tidak otomatis berarti letusan besar segera terjadi. Lebih tepatnya, status siaga ini menegaskan bahwa resiko meningkat dan langkah mitigasi harus dipersiapkan secara matang.

Apa yang Harus Dilakukan Warga?

Berdasarkan himbauan dari BPPTKG, jika status gunung berada di level 3 atau siaga, warga sebaiknya mengikuti langkah sebagai berikut:

- Hindari semua kegiatan di area atau tempat berbahaya demi keselamatan.

- Jika berada di Kawasan Rawan Bencana III, utamakan untuk segera melakukan evakuasi.

- Pastikan semua surat-surat penting dan berharga sudah diamankan.

- Selamatkan juga harta benda yang bisa dibawa, terutama yang mudah dipindahkan.

- Terus ikuti informasi resmi terbaru mengenai perkembangan aktivitas Gunung Merapi, jangan mudah termakan informasi hoax atau palsu.

- Siapkan tas siaga berisi perlengkapan penting seperti pakaian, senter, obat-obatan sederhana, radio, handphone/HT, makanan ringan, dan minuman, lalu letakkan di tempat yang mudah dijangkau.

- Jika mulai terlihat tanda bahaya seperti guguran lava pijar, awan panas meski kecil, atau terdengar suara gemuruh yang terus menerus, segera lakukan pengungsian tanpa menunggu lebih lama.

Penulis: Ayu Andayani Saputri

Editor : Bahana.
#awan panas merapi #Sleman #Merapi #lava pijar