Penjual Pasar Tradisional Sleman Berharap Semua Pedagang Bisa Ditertibkan
Delima Purnamasari• Kamis, 26 September 2024 | 04:10 WIB
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Rakyat Kabupaten Sleman Paman Sembada Subadi
SLEMAN - Pasar adalah roda penggerak perekonomian masyarakat. Namun, di dalamnya terdapat beragam persoalan. Termasuk dalam penataan pedagang. "Di pasar tradisional di Sleman masih banyak yang belum terdaftar e-retribusi," ujar Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Jangkang Rumit Anggono dalam pertemuan pengurus pasar se-Kabupaten Sleman, Rabu (25/9/2024).
Dalam pertemuan yang diadakan di Pasar Kalasan tersebut, dia menjelaskan pedagang yang belum terdaftar ini kerap kali memilih lokasi berdagang sesuka hati. Termasuk di luar pasar. Rumit menilai, hal ini berpengaruh pada pendapatan pedagang yang berada di dalam pasar. Sebab, kerap kali lebih memilih membeli di luar karena aksesnya lebih mudah.
"Yang sudah bayar retribusi malah jadi tidak laku. Ini menimbulkan kecemburuan," tambahnya.
"Sebenarnya memang pasar tradisional ini semakin sepi. Daya beli masyarakat juga menurun," ucapnya.
Subadi turut mengimbau, agar pedagang bisa lebih inovatif dan melakukan jemput bola pada pembeli. Terlebih, pasar murah yang kerap digelar juga tidak bisa benar-benar membantu meningkatkan ekonomi para pedagang.
"Pasar sudah bagus dan bersih saja belum jadi jaminan pembeli akan ramai. Memang harus ada gebrakan," tegasnya. (del/eno)