Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Toko Hamzah Batik di Sleman Dilempar Molotov oleh Orang Tak Dikenal

Gregorius Bramantyo • Selasa, 9 April 2024 | 23:18 WIB
CARI: Petugas di Toko Hamzah Batik yang terletak di Jalan Kaliurang KM 15,5, Kalurahan Umbulmartani, Ngemplak, Sleman.
CARI: Petugas di Toko Hamzah Batik yang terletak di Jalan Kaliurang KM 15,5, Kalurahan Umbulmartani, Ngemplak, Sleman.

SLEMAN - Toko Hamzah Batik yang terletak di Jalan Kaliurang KM 15,5, Kalurahan Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal pada Selasa (9/4/2024) pagi.

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Lindawati Wulandari membenarkan adanya peristiwa pelemparan bom molotov itu.

Ia menjelaskan, peristiwa terjadi pada Selasa (9/4/2024) sekitar pukul 05.00 WIB.

Seusai sholat subuh, salah seorang warga setempat mendengar seperti ada kaca pecah. Ketika diperiksa, ditemukan ada botol kecil disertai api di lokasi kejadian.

“Salah satu warga menemukan botol disertai api kecil yang kemudian mati,” kata Linda, Selasa (9/4/2024).

Ia menyampaikan, setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian oleh Tim Inafis Polresta Sleman, petugas mendapati tiga botol kaca yang terdapat sumbu. Ketiga botol kaca itu diduga berisi minyak tanah.

“Di TKP ditemukan tiga botol kaca pecah beraroma minyak tanah, satu botol terdapat sumbu,” ungkapnya.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun kerugian akibat ulah orang tak dikenal tersebut.

“Tidak ada korban dan kerugian materiil nihil. Saat ini kasus tersebut dalam penanganan Polsek Ngemplak dan telah dilaksanakan olah TKP dari Inafis Polresta Sleman,” lanjut Linda.

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan administrasi Hamzah Batik Anang Aprianto.

Saat sedang ibadah sholat subuh, Anang mendengar suara seperti gelas pecah. Namun ia tetap melanjutkan sholat.

“Selesai shalat saya buka jendela. Ternyata ada api di teras Hamzah Batik,” kata Anang.

Ia kemudian menuju teras untuk mengecek. Namun, api telah padam saat ia sampai di titik kejadian.

Anang menyebut, api menyala sekitar satu menit. “Dihitung dari suara pecahan pertama yang saya dengar,” ujarnya.

Menurut Anang, ia hanya mendengar suara pecahan kaca tersebut satu kali. Namun ia membenarkan bahwa ada tiga sumbu.

Atas kejadian itu, ia memberi tahu satpam yang berada di pos keamanan di seberang Hamzah Batik.

Kemudian melapor kepada Polsek Ngemplak dan polisi datang sekitar pukul 06.30 WIB. (tyo)

 

Editor : Amin Surachmad
#bom molotov #Polresta Sleman #Hamzah Batik