Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harga Sejumlah Komoditas Bahan Pokok di Sleman Masih Tinggi, Pemkab Sleman Gelar Operasi Pasar Telur dan Beras di Dua Pasar Tradisional

Iwan Nurwanto • Senin, 25 Maret 2024 | 22:36 WIB
MURAH: Suasana saat Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan jajarannya me-launching program operasi pasar beras dan telur di Pasar Sleman, Senin (25/3).
MURAH: Suasana saat Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan jajarannya me-launching program operasi pasar beras dan telur di Pasar Sleman, Senin (25/3).

SLEMAN - Sejumlah harga komoditas bahan pokok di kabupaten Sleman masih terpantau cukup tinggi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Pemerintah setempat pun menyelenggarakan program operasi pasar agar harga komoditas bahan pokok terkendali.


Salah satu pedagang di Pasar Sleman Sutiyasih mengatakan, untuk komoditas bahan pokok yang harganya tergolong cukup tinggi ada pada bawang merah dan bawang putih.

Adapun bawang merah kini menyentuh kisaran harga Rp 38.000 sampai Rp 40.000 per kilogram.

Harga itu cukup tinggi dibandingkan normalnya yang berkisar Rp 30.000 per kilogram.


Kemudian untuk bawang putih kini dihargai sekitar Rp 40.000 kilogram. Naik dibandingkan harga normalnya yang bekisar Rp 35.000 sampai dengan Rp 38.000 per kilogram.

Selain itu, untuk komoditas gula juga tergolong masih cukup mahal karena harganya menyentuh Rp 16.500 sampai Rp 17.000 per kilogram.

Sebelum bulan ramadhan harga pemanis minuman itu stabil di bawah Rp 15.000.


“Untuk minyak goreng tergolong normal, harganya Rp 14.000 sampai Rp 15.000. Namun barangnya agak susah,” ujar Sutiyasih saat ditemui, Senin (25/3).


Sementara untuk komoditas bahan pokok lain seperti beras dan telur. Dari hasil penelusuran Radar Jogja, harga beras medium berkisar Rp 15.500 sampai Rp 16.000 per kilogram.

Kemudian untuk telur ayam ras harganya menyentuh Rp 26.000 sampai Rp 30.000 per kilogram. Lalu untuk daging ayam kini menyentuh Rp 40.000 per kilogram.


Sebagai upaya antisipasi harga komoditas bahan pokok meroket, Pemkab Sleman telah meluncurkan program operasi pasar untuk komoditas beras dan telur pada Senin (25/3).

Pada kegiatan tersebut komoditas telur dan beras dijual dengan harga dibawah pasaran.


Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan, operasi pasar beras dan telur itu bertujuan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. Terkhusus, pada dua komoditas tersebut.

Menurut dia, melalui operasi pasar pemerintah memberikan subsidi agar harga jual beras dan telur bisa lebih rendah.


Untuk diketahui, operasi pasar telur dan beras itu menyasar Pasar Sleman dan Pasar Pakem. Dalam kegiatan itu komoditas beras dan telur yang disiapkan oleh pemerintah sebanyak dua ton.


“Harapannya bisa meringankan masyarakat agar harga beras dan telur tidak melonjak, pantauan kami masih stabil harganya, dan harapannya terjangkau karena menjelang lebaran kebutuhan biasanya melonjak,” ungkap Kustini. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#Cukup Tinggi #operasi pasar #harga #bahan pokok