BANTUL - Keas robotik MTs Negeri (MTsN) 6 Bantul telah menorehkan prestasi membanggakan, dari juara lokal, nasional, hingga meraih medali di ajang internasional seperti World Robot Game (WRG) di Malaysia.
Program ekstrakurikuler ini tak hanya mengasah keterampilan teknis siswa, tetapi juga kreativitas, kerja sama tim, dan kemampuan memecahkan masalah, menjadikannya salah satu kelas unggulan di sekolah.
Guru Pembimbing Kelas Robotik MTsN 6 Bantul Muhammad Wahyudi mengatakan, kelas robotik di sekolah tersebut masuk dalam kurikulum ekstrakuliler.
Peminatnya pun cukup banyak dan menjadi salah satu kelas unggulan.
"Kelas robotik kami sudah lama ada, bahkan sebelum saya masuk mengajar di sini sudah ada," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (14/2/2026).
Kelas tersebut diadakan setiap hari Jumat. Pengalaman paling berkesan adalah saat membawa medali perunggu dalam kompetisi internasional di Malaysia pada 2022 lalu.
"Kategori robot line follower dapet juara tiga," bebernya.
"Se-Indonesia diambil 10 tim dan ditentukan juara 1,2 dan 3," sambungnya.
Perlombaan terakhir yang diikuti yakni Olimpiade Robot Jogja Comtech. Tim sekolah tersebut mendapatkan juara 1 Jawa Tengah-DIY.
Program ekstrakurikuler robotik di MTsN 6 Bantul yang dilakukan dari pengenalan dasar pemrograman hingga pengembangan proyek robot yang siap dilombakan.
Pendekatan kolaboratif dan problem solving menjadi kunci keberhasilan tim dalam menghadapi kompetisi berskala internasional.
"Kelas robotik tidak hanya melatih keterampilan teknis siswa dalam merancang dan memprogram robot, tetapi juga melatih kreativitas, kerja sama tim, dan pemecahan masalah," jelasnya. (oso/wia)