Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ramai Tren Closingan Jelang Puasa? Begini Penjelasan Habib Ja'far

Magang Radar Jogja • Rabu, 18 Februari 2026 | 13:45 WIB

Photo
Photo
Menjelang datangnya Ramadan, umat Muslim biasanya mulai melakukan berbagai persiapan.

Namun, beberapa hari sebelum puasa, muncul istilah “closingan” yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Secara bahasa, istilah closingan berasal dari kata Inggris “closing” yang berarti penutupan atau akhir.

Dalam konteks ini, istilah closingan sering dipahami sebagai aktivitas “penutup” sebelum memasuki bulan suci. Sayangnya, dalam praktiknya, istilah ini justru memiliki konotasi yang cenderung negatif.

Closingan sebelum Ramadan bermakna memuaskan diri melakukan maksiat atau hal-hal buruk, sebelum nantinya bertobat di bulan suci Ramadan.

Bentuknya beragam, mulai dari mabuk-mabukan, berjudi, zina, berbuat curang, hingga menyebarkan gosip.

Fenomena ini juga berkaitan dengan kebiasaan ditutupnya tempat hiburan malam selama Ramadan. Karena itu, closingan umumnya dilakukan beberapa hari sebelum hari pertama puasa.

Pendakwah yang terkenal dekat dengan generasi muda, Habib Husein Ja'far Al Hadar, pernah membahas fenomena tersebut dalam konten LogIn episode 11 di kanal YouTube Deddy Corbuzier. Ia menilai tren closingan jelas mengarah pada perbuatan dosa.

Pelakunya seolah beranggapan bahwa keburukan sebelum Ramadan bisa ditebus sepenuhnya saat bulan puasa. Habib Ja'far juga menyebutnya sebagai "tradisi setan".

"Seolah-olah lu masih panjang umur sampai Ramadan. Padahal bisa saja setelah closingan, betul-betul lu closing umurnya, gak sempat tobat," ujar Habib Husein Jafar Al Hadar dalam konten LogIn episode 11 di kanal Youtube Deddy Corbuzier.

Habib Husein Jafar Al Hadar menyebut tren closingan sebelum Ramadan sebagai bentuk kesombongan manusia dan sikap menantang kuasa Allah SWT.

Mereka berpikir bisa menebus dosa di bulan Ramadan, padahal tidak ada yang bisa menjamin umur mereka bakal panjang setidaknya sampai akhir Ramadan. Hanya Allah SWT yang mengetahui umur dan takdir manusia.

Sebagai umat Muslim, hendaknya lebih bijak dalam menyikapi berbagai tren menjelang Ramadan dengan tidak terpengaruh hal-hal yang mengarah pada perbuatan maksiat.

Jangan hanya menjauhi dosa saat Ramadan, tetapi perbaiki diri setiap hari. Alih-alih mengikuti tren closingan yang penuh mudarat, sebaiknya persiapkan diri menyambut bulan suci dengan memperbanyak puasa dan salat malam di bulan Syakban, yaitu bulan sebelum datangnya Ramadan sebagaimana dianjurkan Rasulullah SAW.

Itulah makna istilah closingan yang ramai diperbincangkan menjelang Ramadan. Sebaiknya hindari segala hal yang mengarah pada maksiat agar ibadah di bulan suci berjalan lebih khusyuk dan penuh keberkahan dari Allah SWT.

Penulis : Lutfiyah Salsabil

Editor : Bahana.
#Closingan #ramadan #habib ja'far