PURWOREJO, Radar Jogja - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo gelar pameran buku di Perpustakaan Kabupaten Purworejo.
Pemeran buku tersebut akan berlangsung selama tujuh hari dari 14-20 November 2023. mendatang.
Kabid Perpustakaan, Dinpusip Purworejo Aspiyatun menyebutkan, pameran buku tersebut dalam rangka memperingati Hari Nasional Membaca dengan tema temukan keajaiban dalam membaca.
"Kami menggandeng sebanyak 15 penerbit di Purworejo maupun luar Purworejo," katanya Selasa (14/11).
Untuk memeriahkan event tersebut, Dinpusip Kabupaten Purworejo juga menggandeng 18 UMKM, menggandeng dua taman bacaan masyarakat (TBM) di Kabupaten Purworejo dan menggelar sejumlah lomba, seperti lomba film pendek hingga bercerita.
Baca Juga: Meski Sudah Turun Hujan, Kabupaten Sleman Belum Cabut Status Darurat Kekeringan, Kenapa Demikian...
"Kami juga mengadakan sejumlah pelatihan merangkai mahar, menulis, dan sebagainya," sebutnya.
Diungkapkan, hal tersebut untuk mengaplikasikan program perpustakaan berbasis inklusi sosial yaitu ikut menggali potensi masyarakat.
Dari kemampuan masyarakat tersebut, pihak Perpustakaan Kabupaten Purworejo memberikan pelatihan keterampilan dan kerajinan yang akhirnya untuk kesejahteraan masyarakat.
"Ini untuk memamerkan apa yang telah mereka dapatkan dari pelatihan yang kami berikan," sambung dia.
Dia berharap, event tersebut dapat menumbuhkan minat baca dan kunjungan di Perpustakaan Kabupaten Purworejo.
Baca Juga: Program Indonesia Pintar Selamatkan Anak-anak yang Hampir Putus Sekolah
Selama ini, rata-rata kunjungan perpustakaan per hari 100-150 kunjungan. Dia berharap masyarakat Kabupaten Purworejo menjadi lebih cerdas dan literasi serta SDM masyarakat meningkat.
Pantauan Radar Jogja di hari pertama pameran, partisipasi masyarakat sangat antusias mulai dari pelajar hingga dewasa.
Untuk menambah semangat dan motivasi masyarakat, Dinpusip Kabupaten Purworejo akan memberikan apresiasi bagi para pemenang lomba.
Serta, memberikan penghargaan bagi pengunjung pameran dan peminjam teraktif masing-masing mendapatkan Rp 1,5 juta yang akan diserahkan dipuncak acara pada 20 November mendatang.
Sementara, Plt Bupati Purworejo Yuli Hastuti berharap, event itu menjadi salah satu wujud nyata dari upaya Pemkab Purworejo dalam mewujudkan budaya literasi di masyarakat itu.
"Pameran buku ini bukan hanya sebuah acara biasa untuk meningkatkan minat baca dan pengetahuan masyarakat tetapi diharap masyarakat dapat mengeksplorasi dunia lebih mendalam," tutur dia.
Ditambahkan, saat ini Perpustakaan Kabupaten Purworejo sudah mengalami perkembangan sangat pesat. Selain itu, terus perbaiki diri untuk mewujudkan layanan yang baik untuk masyarakat. Salah satunya dengan dibangun gedung perpustakaan yang representatif.
Sejak diresmikan animo masyarakat meningkat drastis dan itu sangat melegakan.
"Itu menjadi semangat Pemkab Purworejo untuk terus mendorong dan meningkatkan layanan serta sarana prasarana yang maksimal bagi masyarakat," imbuhnya.
Terpisah, Anggota DPRD Purworejo Budi Sunarya menyampaikan, menurut UNESCO minat baca di Indonesia sangat rendah. Bahkan, tingkat literasi Indonesia masuk urutan kedua dari bawah soal literasi dunia.
"Minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0,001 persen," katanya.
Artinya, dari 1.000 orang Indonesia hanya satu orang yang rajin membaca. Untuk mendongkrak minat baca masalah, Perpustakaan Kabupaten Purworejo saat ini membuka pameran bazar buku murah hingga pojok baca digital.
"Pameran ini merupakan salah satu kegiatan prioritas nasional di bidang perpustakaan. Masyarakat bisa datang dan mengakses banyak buku bermanfaat sesuai bidang disukai," ajak dia. (han)
Editor : Bahana.