BANTUL - Sebanyak 97 siswa kelas 7 MTsN 1 Bantul menulis bareng, lalu diterbitkan menjadi buku. Berisi kumpulan pantun yang kemudian dikemas dengan judul 'Parade Pantun 7 Madrasahku'.
Kegiatan menulis sangat bermanfaat meningkatkan kecerdasan anak. Saat proses menulis, maka mereka akan berupaya mempelajari sesuatu sesuai tema. Lalu ide, kreativitas dan wawasan ikut mengalami peningkatan.
Kepala MTs Negeri 1 Bantul, Hidayat mengatakan bait-bait pantun mengambil tema 'Madrasahku, MTsN 1 Bantul'. Rencananya buku diluncurkan pada HAB MTsN 1 Bantul ke-58 dalam waktu dekat.
"Tentunya ini adalah buah karya yang sangat hebat menyongsong kesuksesan kalian yang semakin dekat," ujarnya, Rabu (20/9/2023).
Baca Juga: Waspada Puncak Musim Kemarau, Penyakit Pernafasan Paling Banyak Menyerang Warga
Hidayat juga ikut berpartisipasi dengan pantun yang ia ciptakan. Itu tertuang pada halaman sekapur sirih buku tersebut. Bunyi pantun karyanya ialah 'Beli kain kecantol paku, Di Pasar Watu bukan Sentul. Mari kawan belajar di madrasahku, Madrasah Ceria MTsN 1 Bantul'.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Humas Siti Juwariyah mengatakan kumpulan pantun karya siswa menyoal tentang madrasah. Diantaranya meliputi fasilitas, guru hingga kondisi lingkungan madrasah.
“Tentunya para siswa penulis akan merasa senang dan bangga karyanya akan dibaca oleh seluruh warga madrasah, bahkan tamu undangan dan masyarakat sekitar. Hal ini menjadi salah satu cara mempublis eksistensi dan prestasi madrasah,” jelasnya. (lan).
Editor : Bahana.