Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UAJY Ajak Mahasiswa Internasional Telusuri Jejak Hindia Belanda

B
Penulis: Bahana.❯

Advertisement

Kegiatan menelusuri jejak Hindia yang digelar UAJY kepada mahasiswa internasional
Kegiatan menelusuri jejak Hindia yang digelar UAJY kepada mahasiswa internasional

Kantor Kerja Sama dan Promosi (KKP) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kembali menyelenggarakan International Student Gathering 2026 (ISG) pada Sabtu (11/04/2026) dengan tema “Flashback Kehidupan Hindia Belanda Masa Lalu.”

Advertisement

Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Kebun Teh Ndoro Donker Kemuning, Kebun Strawberry Tawangmangu, dan Kampung Wisata Batik Kauman Solo, yang diikuti oleh 40 peserta termasuk para staf internasional dan mahasiswa internasional dari berbagai program, seperti TIAS, KNB, BIMA, dan Student Exchange. 

Kepala KKP UAJY, Drs. Ign. Agus Putranto, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang rekreasi, tetapi juga sarana pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa internasional.

Baca Juga: Seleksi Ketat Jalur Undangan, Polbangtan Kementan Wawancarai 268 Calon Mahasiswa

Advertisement

“Melalui kegiatan ini mereka tidakhanya refreshment, tapi juga recharging knowledge, pengetahuan mereka, pengalaman mereka, experiencing mereka,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif sepanjang kegiatan. Salah satu mahasiswa Magister Informatika asal Pakistan, Talha Amjad, mengungkapkan kesan positifnya terhadap pengalaman tersebut.

“Semuanya baik dan saya senang, karena menurut saya kegiatan ini merupakan ide yang bagus. Kami bisa melihat pemandangan yang indah, dan ini sangat menarik bagi saya karena pertama kali saya bisa memetik strawberry dan explore batik,” ungkapnya.

Melalui ISG 2026, UAJY tidak hanya memperkuat hubungan dengan mahasiswa internasional, tetapi juga menegaskan perannya sebagai kampus global yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang holistik.

 Program ini menjadi wujud nyata komitmen UAJY dalam membangun jembatan antarbudaya, memperluas wawasan global mahasiswa, serta menciptakan kebersamaan yang berkelanjutan dalam keberagaman.

Kegiatan diakhiri dengan suasana hangat melalui sesi tea break dan foto bersama di Kampung Batik Kauman Solo, menjadi penutup yang mempererat kebersamaan sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gunung Merapi Masih Siaga, BPPTKG Catat 8 Kali Guguran Lava Dini Hari

Gunung Merapi Masih Siaga, BPPTKG Catat 8 Kali Guguran Lava Dini Hari

Gunung Merapi masih berstatus Level III Siaga. BPPTKG catat 8 kali guguran lava dan 10 kali gempa hybrid dalam enam jam pengamatan dini hari ini.

Gelar Mimbar Rakyat, Masjid Jogokariyan Buka Ruang Refleksi Dua Tahun Pemerintahan

Gelar Mimbar Rakyat, Masjid Jogokariyan Buka Ruang Refleksi Dua Tahun Pemerintahan

Takmir Masjid Jogokariyan Yogyakarta akan menggelar agenda bertajuk Mimbar Rakyat pada Selasa (10/11/2026). 

IKAPI DIY Dorong Yogyakarta Dapat Predikat Kota Buku Dunia UNESCO 2028

IKAPI DIY Dorong Yogyakarta Dapat Predikat Kota Buku Dunia UNESCO 2028

Yogyakarta menargetkan predikat World Book Capital atau Kota Buku Dunia UNESCO 2028. Persiapan mulai dilakukan melalui pemetaan potensi dan penguatan ekosistem perbukuan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).   Ikatan..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer