Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Borong 8 Medali, Polbangtan Kementan Berjaya di Kejuaraan Pencak Silat

Editor Content • Kamis, 3 November 2022 | 18:51 WIB
JAWARA: Ahmad Lazuardi Fikri Imani, atlet pencak silat Polbangtan YoMa menunjukkan medali emas dan piagam penghargaan atas keberhasilannya meraih juara pada Untidar Open. (POLBANGTAN YOMA)
JAWARA: Ahmad Lazuardi Fikri Imani, atlet pencak silat Polbangtan YoMa menunjukkan medali emas dan piagam penghargaan atas keberhasilannya meraih juara pada Untidar Open. (POLBANGTAN YOMA)
RADAR JOGJA -  Kementerian Pertanian terus mendorong terwujudnya generasi muda berkarakter yang menguasai agenda intelektual. Melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa), mahasiswa diberi kesempatan mengembangkan diri. Pekan lalu, mahasiswa Polbangtan YoMa mengikuti kejuaraan silat di perhelatan Untidar Open. Mereka berhasil membawa pulang 8 medali.

Sebanyak 15 mahasiswa Polbangtan YoMa yang didelegasikan mengikuti acara yang digelar di kampus Universitas Tidar Magelang itu pada 29-30 Oktober 2022. Mereka bersaing dengan mahasiswa dari empat perguruan tinggi di lingkup eks Karisidenan Kedu.

Medali emas dipersembahkan oleh Ahmad Lazuardi Fikri Imani. Dia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari kontingen Polbangtan YoMa dan meraih medali emas. “Rasanya senang sekali. Apalagi bisa belajar sama teman-teman baru. Menyalurkan ilmu- ilmu yang saya dapat waktu dulu,” ungkap atlet pencak silat itu.

Bagi Aldi, sapaan akrabnya, pencak silat menjadi bagian dari hobinya dan bisa meraih juara adalah impiannya. Saat ini atlet PErguruan Tapak Suci bersabuk biru itu aktif dalam ekstrakurikuler pecak silat Polbangtan YoMa.

Hal ini mencerminkan harapan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) agar generasi muda, khususnya petani milenial, tetap aktif mengembangkan potensi dirinya. “Petani milenial itu harus kreatif dan aktif, jangan mau kalah sama petani kolotnial. Yang namanya petani milenial itu punya pergaulan dan bergaul dengan orang-orang baik. Yang saya senang dari petani milenial itu tidak mau kalah. Inilah saatnya kita gaspol,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pertanian ada di tangan petani milenial. Dedi menegaskan, petani milenial adalah harapan bangsa atau negara. "Oleh sebab itu dari saat ini mereka harus dididik dan dipersiapkan mentalnya, ilmu, keterampilan, dan lain-lain. Agar mereka menjadi petani yang terampil, tangguh, dan profesional," katanya.

Photo
Photo
BERPRESTASI: Kontingen Pencak Silat Polbangtan YoMa yang berlaga di Untidar Open belum lama ini. (POLBANGTAN YOMA)

Wakil Direktur 3 Polbangtan YoMa Budi Purwo Widiarso menyambut gembira prestasi atlet pencak silat yang berlaga di Untidar Open. Ia menyebutkan bahwa Polbangtan YoMa terus berupaya mengembangkan potensi mahasiswanya. “Polbangtan YoMa memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan potensi masing - masing. Untuk pencak silat ini, mahasiswa mendapat latihan rutin. Selain itu, mahasiswa diberikan kesempatan untuk berlaga di beberapa kejuaraan. Termasuk Untidar Open,” paparnya.

Adapun para atlet Polbangtan YoMa yang meraih medali dalam Untidar Open, antara lain:

Medali Emas

  1. Sela Priantika/ Tanding kelas B Putri/ Semester 1, Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesehatan Hewan;

  2. Rumi Priyatun/ Tanding Kelas E Putri/ Semester 7, Program Studi Teknologi Produksi Ternak;

  3. Ahmad Lazuardi Fikri Imani/ Tanding Kelas F Putra/ Semester 1, Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesehatan Hewan.


Medali Perak

  1. Vika Rosali / Tanding Kelas C Putri/ Semester 5, Program Studi Teknologi Produksi Ternak;

  2. Naafi Ilham Ramadhan/ Tanding Kelas E Putra/ Semester 1, Program Studi Teknologi Produksi Ternak.


Medali Perunggu

  1. Dea Amanda Kuni M./ Tanding Kelas A Putri/ Semester 1, Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesehatan Hewan;

  2. Kelik Abid Satria/ Tanding Kelas B Putra/ Semester 1, Program Studi Teknologi Pakan Ternak;

  3. Lisa Aprilia Manurung/ Tanding Kelas C Putri/ Semester 1, Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesehatan Hewan.


Budi berharap mahasiswa tak hanya mendapatkan agenda akademis. Namun juga pengembangan karakter. Hal itu demi keberlanjutan harapan bangsa yang ada di tangan petani milenial. (*/yog) sumber: osi wida/polbangtan yoma

  Editor : Editor Content
#Polbangtan #kementan #Untidar Open