Ada beragam modus pialang ilegal dalam melancarkan aksinya. Satu di antaranya ialah mengatasnamakan penawaran investasi berbentuk kontrak berjangka atau aset kripto. Padahal itu bisa saja modus investasi palsu berbentuk member get member, skema piramida, skema ponzi atau money game. Memutar dana anggota tanpa melalui transaksi di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK).
Demikian penjelasan Kepala Cabang RFB Jogjakarta Dewi Diananingrum dalam kegiatan Media Gathering bertema “Geliat Perdagangan Berjangka di Tengah Isu Pialang Ilegal” di Kenes Resto Gejayan, Rabu (8/6).
Modus lain pialang illegal, tambah Dewi, biasanya mereka menjanjikan pemasukan pasti, bagi untung (profit sharing), dan profit tinggi. “Prinsip investasi ialah terdapat potensi untung namun tetap ada risiko. Jadi memang harus berhati-hati dalam melakukan investasi, khususnya di PBK. Sebelum bertransaksi, pastikan terlebih dahulu bahwa pialang yang menawarkan investasi sudah terdaftar resmi dan tidak melanggar regulasi Bappebti,” jelas Mutia.
Sesuai aturan Bappebti Nomor 9 Tahun 2021 tentang Penerimaan Nasabah Secara Elektronik Online di Bidang Perdagangan Berjangka Komoditi, pialang dalam melakukan penawaran harus menyampaikan profil perusahaan, risiko perdagangan, perjanjian pemberian amanat, peraturan perdagangan, dan sebagainya.
Dalam acara pertemuan media massa itu, hadir 12 wartawan yang mendengarkan penjelasan Dewi dan turut memberikan sejumlah pertanyaan. Dewi pun berpesan bahwa pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang investasi di perdagangan berjangka komoditi. Satu di antaranya ialah media massa.
“Teman-teman wartawan memegang peranan penting dalam mencerdaskan masyarakat, khususnya warga Jogjakarta. Jangan sampai masyarakat menjadi korban investasi bodong. Atau kerap memberikan edukasi tentang manajemen dana, risiko, dan emosi dalam bertransaksi,” terang Dewi.
“Kami berterima kasih kepada segala pihak atas dukungannya kepada RFB Jogjakarta. Kerja keras karyawan, dukungan masyarakat dan pemberitaan positif para awak media. Semoga semakin banyak orang yang melek investasi di perdagangan berjangka komoditi dan dapat menaikkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (obi/ila)
Editor : Administrator