RADAR JOGJA – Dunia bisnis dan sepak bola Indonesia berduka.
Michael Bambang Hartono, pengusaha senior sekaligus salah satu orang terkaya di Indonesia, menghembuskan napas terakhir pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura.
Ia meninggal dunia di usia 86 tahun.Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh keluarga besar PT Djarum.
"Keluarga Besar PT Djarum berduka cita mendalam atas wafatnya Pimpinan Kami, Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura," ujar Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum Budi Darmawan.
Michael Bambang Hartono dikenal sebagai co-owner klub Serie A Italia Como 1907 bersama saudaranya Robert Budi Hartono melalui kepemilikan Grup Djarum.
Sejak mengakuisisi klub tersebut pada 2019, Hartono berhasil membawa Como dari divisi rendah hingga promosi ke Serie A pada musim 2023/2024, bahkan kini berada di zona kompetitif Eropa.
Como 1907 sendiri menyampaikan duka mendalam melalui akun resmi X (Twitter) mereka. "Como 1907 is deeply saddened by the passing of Michael Bambang Hartono.
We extend our sincere condolences to the Hartono family and to all at the Djarum Group. Under the family’s leadership, the Club has entered a new chapter in its history, and we remember him with gratitude and respect," tulis klub yang bermarkas di tepi Danau Como itu.
Di bawah kepemimpinan keluarga Hartono, Como mengalami kebangkitan luar biasa.
Dari klub kecil yang sempat terpuruk, kini menjadi salah satu cerita sukses di sepak bola Italia modern.
Selain di dunia bisnis dan olahraga, Michael Bambang Hartono juga dikenal sebagai filantropis dan pecinta olahraga.
Ia mendirikan Akademi Bulutangkis Djarum yang melahirkan banyak atlet top Indonesia, serta pernah meraih medali perunggu cabang bridge di Asian Games 2018 pada usia 79 tahun – menjadi atlet tertua saat itu.
Baca Juga: Sempat Membludak, Kini Penumpang di Terminal Purworejo Berangsur Landai
Kekayaannya yang mencapai miliaran dolar dari bisnis rokok Djarum, Bank Central Asia (BCA), dan berbagai aset lain menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh di Indonesia.
Namun, gaya hidupnya tetap sederhana dan rendah hati, sering terlihat menikmati makanan sederhana di pinggir jalan.
Jenazah almarhum rencananya akan disemayamkan di Jakarta dan Kudus sebelum dimakamkan.
Seluruh keluarga, karyawan Grup Djarum, serta komunitas sepak bola nasional dan internasional menyampaikan belasungkawa mendalam.
Selamat jalan, Pak Michael Bambang Hartono. Terima kasih atas kontribusi besar Anda bagi Indonesia, olahraga, dan sepak bola dunia. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin