Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Galeria Mall: Ubah Konsep, Membuat Pasar Sendiri

Administrator • Selasa, 9 Desember 2014 | 13:39 WIB
Photo
Photo
BAHANA/RADAR JOGJA
RAYAHAN: Gunungan yang terbuat dari aneka sayuran yang diselipi dengan kupon yang dapat ditukarkan denganberbagai hadiah dihadirkan dalam acara, kemarin (8/12).

Rayakan Hari Jadi dengan Rayahan Gunungan


JOGJA – Ada yang berbeda di Galeria Mall, Senin (8/12) kemarin. Ratusan masyarakat yang hadir berebut se-buah gunungan yang terbuat dari aneka sayuran yang diselipi dengan kupon dapat ditukarkan dengan ber-bagai hadiah.Rayahan gunungan dan potong tum-peng itu menjadi bagian acara dalam memeriahkan HUT ke-19 tahun Galeria Mal kemarin. General Manager Galeria Mal Djoko Tjatur menjelaskan perayaan hari jadi kali ini dilakukan dengan lebih sederhana. Namun hal tersebut tidak mengurangi makna perayaan. "Ini dikarenakan tahun ini kami sedang fokus mengubah konsep Ga-leria Mall menjadi mal dengan gaya yang unik," kata Djoko kepada war-tawan ditemui disela-sela acara.Dia menjelaskan sudah tiga minggu terakhir Galeria Mall menjalani reno-vasi. Menurutnya, renovasi ini tidak sekadar mengganti gerai, tetapi fasad, pencahayaan dan interior. Begitu pula landscape akan terjadi perubahan.Dia menyatakan ke depan, Galeria Mall akan mengusung konsep bou-tique mall dengan menyasar pasa konsumen kelas menengah ke atas. Meski begitu, bukan berarti mal ini semakin jauh dari masyarakat Jogja. "Justru kami lebih dekat dengan ma-syarakat, kami akan menghilangkan pagar pembatas," terangnya. Menurut Djoko dengan bertambah-nya jumlah mal di Jogjakarta, Galeria Mall harus bisa membuat pasar ter-sendiri. Pihak pengelola tidak meng-inginkan berebut "kue" yang tersedia, melainkan membuat "kue" sendiri. "Kami tidak akan menyaingi mal-mal yang ada di DIJ. Kami ingin mem-buat konsep di mana pengunjung bisa bertransaksi barang-barang yang diperjualbelikan. Produk yang di-hadirkan merupakan produk dalam negeri," terangnya. Sementara itu, Promotion Galeria Mall Fitri Arzani menjelaskan trans-formasi menjadi konsep boutique mall dilakukan secara bertahap tanpa menutup operasional pusat perbelanjaan. Ditargetkan dalam waktu 18 bulan renovasi konsep baru bisa segera selesai dilaksanakan.Penataan yang kentara, jelasnya, terlihat pada ukuran tenant yang ada. Nantinya tenant-tenant yang tersedia berukuran lebih luas dan memiliki kesan mewah. Pihak pengelola tidak ingin kenyamanan konsumen dalam berbelanja menjadi terganggu dengan adanya proses perubahan tersebut. "Kami berharap, konsep baru yang akan dibangun bisa semakin menarik minat masyarakat untuk datang ber-belanja," jelasnya. (bhn/ila/ong) Editor : Administrator