Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kesempatan Emas Cahya Supriadi Belajar Langsung dari Kiper Liga Eropa

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 25 Maret 2026 | 18:12 WIB

Pertandingan antara PSIM Jogja melawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Sabtu (10/1) malam.
Pertandingan antara PSIM Jogja melawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Sabtu (10/1) malam.

Kiper andalan Laskar Mataram, Cahya Supriadi, tembus di skuad final timnas Indonesia. Kesempatan untuk berlatih bersama kiper tim Eropa karena peluang untuk tampil kecil.

Ya keberadaan kiper Ajax Amsterdam Martin Paes dan kiper tim Serie A Liga Italia Cremonese Emile Audero membuat peluang Cahya bermain kecil. Belum lagi kiper senior asal Borneo FC Nadeo Argawinata.

Tapi kesempatan berlatih bersama kiper-kiper senior Indonesia akan dimanfaatkannya. "Ini modal penting bagi saya untuk belajar dari ahlinya bersama para senior di timnas," tegasnya, Selasa (24/3).

Pemain kelahiran Karawang, 11 Februari 2003 ini mengaku senang dan bangga dengan pemanggilan dari pelatih John Herdman.

"Persiapannya, saya melakukan beberapa kali pertemuan dengan pelatih performance pribadi saya untuk melihat lagi apa saja yang masih terus perlu diperbaiki," ujarnya,

Tak hanya itu, Cahya juga membawa asa besar sekembalinya dari tugas penting dari timnas nanti. Kiper bernomor punggung 19 ini berjanji akan berusaha memberikan performa terbaik di segala level kompetisi.

"Saya bertekad memperbaiki kekurangan selama berlatih di sana. Harapannya semoga bisa konsisten di timnas maupun klub," bebernya.

Kebanggaan juga datang dari manajemen PSIM, yang akan memberikan dukungan penuh selama di timnas. Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna menyatakan sangat merespons positif serta menyambut baik kabar membanggakan tersebut.

"Mewakili klub, tentu kami sangat senang mendengar Cahya masuk ke dalam skuad final timnas Senior. Harapan kami, pemanggilan ini menjadi momen bagi Cahya untuk banyak belajar dari para pemain senior di sana," tuturnya.

Razzi berharap ilmu dari level internasional bisa berdampak positif bagi klub ke depannya. Pemusatan latihan ini bertepatan dengan jadwal latihan klub, yakni tanggal 23 hingga 31 Maret 2026 nanti.

"Selama periode pemusatan latihan timnas, Cahya memang tidak akan mengikuti sesi latihan bersama tim. Ini tidak kami anggap sebagai sebuah gangguan," jelasnya.

 

Cahya dijadwalkan kembali bergabung bersama tim tepat sebelum laga terdekat PSIM Jogja di kompetisi Super League 2025/2026, yakni pada 3 April 2026 nanti. Oleh karena itu, Razzi memastikan Cahya bisa bermain untuk laga tersebut. "Cahya tetap bisa dimainkan untuk laga melawan Dewa United," tandasnya. (ayu/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Martin Paes #cahya supriadi #PSIM #John Herdman #emil audero #Timnas #cremonese #ajax amsterdam #PSIM Jogja