RADAR JOGJA - Roti tawar yang mulai mengering–terutama bagian pinggiran–kerap kali menjadi sasaran untuk dibuang, padahal bisa diolah menjadi menu yang lezat.
Salah satu pilihan mudahnya adalah dengan mengolahnya menjadi menu puding roti tawar.
Puding roti tawar memiliki tekstur lembut dan manis membuatnya cocok disajikan ketika sore hari.
Melansir dari situs CookingNYTimes, puding roti tawar dapat dibuat dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di dapur rumah.
Bahan-bahan tersebut antara lain susu, telur, dan gula, serta cara pembuatannya pun tidak ribet.
Puding roti tawar sebenarnya merupakan puding khas klasik yang memanfaatkan roti sisa.
Rahasia kelezatannya terletak pada adonan custard yang meresap sampai inti terdalam lapisan puding, sehingga akan menghasilkan puding yang lembut.
Berikut resep puding roti tawar dengan bahan utama roti sisa.
Bahan-bahan:
2 cup susu yang sudah dicairkan.
2 sdm mentega tawar, ditambah sedikit untuk olesan loyang.
1 sdt ekstrak vanila.
⅓ cup gula pasir.
Sejumput garam.
½ loaf roti tawar atau roti manis, potong dadu ukuran sekitar 2 cm.
2 butir telur, kocok lepas.
Prosedur pembuatan:
Panaskan oven pada suhu 180 derajat Celsius.
Jangan lupa olesi loyang ukuran sedang dengan mentega.
Panaskan susu, mentega, vanila, gula, dan garam di atas api kecil hingga mentega meleleh. Aduk rata, lalu angkat dan dinginkan sebentar.
Susun potongan roti tawar di dalam loyang hingga merata.
Campurkan telur ke dalam larutan susu yang sudah hangat, kocok perlahan hingga tercampur.
Tuang adonan custard ke atas roti hingga seluruh permukaannya basah.
Kemudian panggang selama 30–45 menit hingga bagian tengah puding set tetapi masih sedikit lembut, sementara bagian atasnya berwarna kecokelatan.
Setelah dirasa set dan matang, sajikan puding roti tawar lembut selagi hangat.
Puding roti tawar ini amat mudah dibuat dirumah, sehingga cocok menjadi cemilan praktis dengan bahan sederhana.
Selain memanfaatkan sisa makanan, menu ini juga dapat diolah tanpa harus menggunakan alat-alat khusus. (Ahmad Yinfa Cendikia)
Editor : Meitika Candra Lantiva