Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beukenhof Restaurant: Permata Kuliner Eropa di Kaki Gunung Merapi

M
Beukenhof Restaurant dan menu favorit.
Beukenhof Restaurant dan menu favorit.


RADAR JOGJA - Tersembunyi di balik pepohonan rindang kawasan Kaliurang, Yogyakarta, terdapat sebuah restoran yang menawarkan pengalaman kuliner Eropa otentik dengan sentuhan kolonial yang elegan.


Advertisement

Beukenhof Restaurant, terletak di dalam kompleks Museum Ullen Sentalu, menyajikan atmosfer romantis dan menenangkan, menjadikannya destinasi ideal untuk makan siang santai atau makan malam spesial.


Lokasi dan Akses

Beukenhof Restaurant berada di Jalan Boyong Km 25, Kaliurang Barat, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Advertisement

Restoran ini dapat dicapai dalam waktu sekitar 45–60 menit dari pusat kota Yogyakarta dengan kendaraan bermotor.

Perjalanan menuju lokasi sedikit menanjak, namun sepadan dengan pemandangan alam yang menawan.

Perlu dicatat bahwa restoran ini berada di dalam kawasan Museum Ullen Sentalu, dan pengunjung tidak perlu membeli tiket masuk museum untuk menikmati hidangan di restoran.

Advertisement


Menu dan Harga

Beukenhof Restaurant menawarkan beragam hidangan Eropa dengan sentuhan lokal, menggunakan bahan-bahan segar dan berkualitas.

Beberapa menu yang direkomendasikan antara lain:
• Cordon Bleu: Daging ayam atau sapi yang diisi dengan keju dan ham, dilapisi tepung roti, kemudian digoreng hingga kecokelatan.

• Hungarian Goulash Soup: Sup daging sapi dengan bumbu paprika khas Hungaria yang kaya rasa.

• Cream Soup: Sup krim yang lembut dan cocok dinikmati di udara sejuk Kaliurang.

 
Harga makanan di Beukenhof Restaurant berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 200.000, tergantung pada menu yang dipilih.


Suasana dan Fasilitas

Restoran ini memadukan desain interior bergaya kolonial dengan sentuhan modern, menciptakan suasana yang hangat dan elegan.

Pengunjung dapat memilih untuk duduk di area indoor dengan pemandangan taman yang asri atau di area outdoor yang menyajikan udara segar dan pemandangan alam sekitar.

Fasilitas yang tersedia antara lain toilet bersih, musala, taman, dan area merokok terpisah.


Jam Operasional
Beukenhof Restaurant buka setiap hari mulai pukul 11.00 - 17.30 WIB, kecuali pada hari Senin.

Disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, terutama pada akhir pekan atau hari libur, karena restoran ini sering ramai dikunjungi pengunjung.


Ulasan Pengunjung

Beukenhof Restaurant mendapatkan rating tinggi dari pengunjung, dengan skor 4.3 dari 5 di Google Reviews.

Pengunjung memuji kualitas makanan, suasana yang tenang, dan pelayanan yang ramah.

Salah satu pengunjung menulis, "Suasana yang sangat nyaman dan makanan yang lezat. Tempat yang sempurna untuk makan siang santai".


Jika Anda mencari tempat makan dengan suasana romantis dan menu Eropa otentik di Yogyakarta, Beukenhof Restaurant adalah pilihan yang tepat.

Dengan pemandangan alam yang indah dan hidangan yang menggugah selera, restoran ini menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. (Anicetus Awur)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gunung Merapi Masih Siaga, BPPTKG Catat 8 Kali Guguran Lava Dini Hari

Gunung Merapi Masih Siaga, BPPTKG Catat 8 Kali Guguran Lava Dini Hari

Gunung Merapi masih berstatus Level III Siaga. BPPTKG catat 8 kali guguran lava dan 10 kali gempa hybrid dalam enam jam pengamatan dini hari ini.

Gelar Mimbar Rakyat, Masjid Jogokariyan Buka Ruang Refleksi Dua Tahun Pemerintahan

Gelar Mimbar Rakyat, Masjid Jogokariyan Buka Ruang Refleksi Dua Tahun Pemerintahan

Takmir Masjid Jogokariyan Yogyakarta akan menggelar agenda bertajuk Mimbar Rakyat pada Selasa (10/11/2026). 

IKAPI DIY Dorong Yogyakarta Dapat Predikat Kota Buku Dunia UNESCO 2028

IKAPI DIY Dorong Yogyakarta Dapat Predikat Kota Buku Dunia UNESCO 2028

Yogyakarta menargetkan predikat World Book Capital atau Kota Buku Dunia UNESCO 2028. Persiapan mulai dilakukan melalui pemetaan potensi dan penguatan ekosistem perbukuan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).   Ikatan..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer