Untuk mendapatkan skin barrier yang baik perlu menjaga Skin Microbiome, yaitu kumpulan mikroorganisme yang terdapat pada permukaan kulit kita. Keragaman dan kuantitas mikrobioma kulit harus tetap stabil dari waktu ke waktu. Namun, faktor eksternal seperti polusi, nutrisi yang buruk, kebersihan yang berlebihan, kandungan bahan pengawet yang keras dan kualitas produk kulit yang jelek dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma ini.
Mikrobioma kulit yang tidak seimbang ini dapat mengganggu fungsi skin barrier sehingga menyebabkan peradangan, kulit kering, sensitif, rosasea, eksim, jerawat, psoriasis, alergi hingga terjadi tanda-tanda penuaan.
Untuk menjaga Skin Microbiome agar tetap baik, diperlukan prebiotik dan probiotik. Prebiotik menyediakan makanan untuk bakteri baik yang hidup dikulit sambil menghambat pertumbuhan berlebih dari bakteri jahat.
Contoh Prebiotik adalah Oligo Fructo Saccharida (OFS). Prebiotik ini menyediakan sumber nutrisi untuk bakteri baik dan memastikan ada keseimbangan positif antara bakteri baik dan jahat untuk kesehatan kulit yang optimal.
Sedangkan Probiotik adalah adalah bakteri baik yang akan menambah jumlah bakteri baik di kulit. Contoh Probiotik adalah Bifidobacterium lysate. Probiotik ini juga telah terbukti meningkatkan kekebalan kulit dan melindungi kulit dari iritasi dan stres.
Sebuah studi in vivo terhadap 20 sukarelawan menunjukkan bahwa kulit iritatif yang diobati dengan probiotik Bifidobacterium Lysate diketahui menunjukkan pengurangan peradangan sebesar 50 persen dibandingkan dengan yang tidak diobati.
Naavagreen PLus Skin Biome Serum hadir dengan kandungan prebiotik dan probiotik yang berfungsi melembabkan, menstimulasi terbentuknya kolagen, mengurangi peradangan, menghaluskan dan mengenyalkan kulit dan terutama membantu menyeimbangkan dan menjaga kesimbangan bakteri kulit. (vis/Dwi) Editor : Editor News