RADAR JOGJA - Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan kabar yang menyebutkan bahwa mengkonsumsi seblak dapat menyebabkan usus buntu.
Banyak warganet yang mempertanyakan kebenaran informasi ini, mengingat seblak adalah makanan pedas khas Bandung yang digemari banyak orang.
Menurut dr Andi Setiawan, Sp.B, seorang dokter spesialis bedah di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), neranggapan bahwa seblak secara langsung menyebabkan usus buntu tidak sepenuhnya benar.
"Usus buntu atau apendisitis terjadi akibat peradangan pada apendiks (umbai cacing) yang biasanya disebabkan oleh sumbatan, infeksi, atau faktor lain seperti kurangnya asupan serat," jelasnya.
Namun, dr Andi menambahkan bahwa beberapa bahan dalam seblak, seperti kerupuk mentah yang tidak dimasak dengan baik, bisa memperparah kondisi pencernaan seseorang.
"Kerupuk yang belum sepenuhnya lunak bisa sulit dicerna dan berpotensi menyumbat saluran pencernaan, meskipun kasusnya jarang terjadi," katanya.
Faktor Penyebab Usus Buntu
Beberapa faktor yang lebih berisiko menyebabkan usus buntu antara lain:
1. Kurang Serat – Pola makan rendah serat dapat membuat feses menjadi keras dan meningkatkan risiko sumbatan di usus.
2. Infeksi Bakteri – Infeksi pada saluran cerna bisa menyebabkan peradangan pada apendiks.
3. Konsumsi Makanan yang Sulit Dicerna – Beberapa makanan yang sulit dicerna, seperti biji cabai atau makanan tinggi lemak, bisa memperparah gangguan pencernaan. (Nur Rahmawati)