Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hati-hati! Bahaya Tersembunyi di Balik Ciuman untuk Bayi: Waspada Terhadap Infeksi

Winda Atika Ira Puspita • Jumat, 13 September 2024 | 23:01 WIB

Seorang ayah yang mencium anak bayinya.
Seorang ayah yang mencium anak bayinya.


RADAR JOGJA – Tindakan mencium bayi sebagai bentuk kasih sayang seringkali dilakukan oleh orang tua, keluarga, dan kerabat.

Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan ini menyimpan risiko yang cukup serius bagi kesehatan si kecil?

Para ahli kesehatan memperingatkan tentang bahaya mencium bayi sembarangan, terutama pada bagian pipi.

Kulit bayi yang sangat sensitif dan sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna membuat mereka rentan terhadap berbagai jenis infeksi.

Ciuman dari orang dewasa dapat menularkan berbagai macam kuman dan virus, seperti:

- Herpes Simplex: Virus ini dapat menyebabkan luka lepuh di sekitar mulut bayi dan berpotensi menyebabkan infeksi yang lebih serius.
- Influenza: Flu biasa pun dapat menjadi penyakit yang serius bagi bayi, terutama bayi baru lahir.
- RSV (Respiratory Syncytial Virus): Virus ini menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah dan dapat menyebabkan pneumonia pada bayi.
- Bakteri: Bakteri seperti Streptococcus dan Staphylococcus dapat menyebabkan infeksi kulit dan infeksi saluran pernapasan.

Selain itu, bayi juga berisiko terkena:
- Jamur: Jamur Candida, misalnya, dapat menyebabkan sariawan pada bayi.
- Alergi: Produk kosmetik atau parfum yang digunakan orang dewasa dapat memicu alergi pada kulit bayi.

Tips untuk Menjaga Kesehatan Bayi:
- Cuci tangan: Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh bayi.
- Hindari mencium langsung: Jika ingin menunjukkan kasih sayang, cukup usap lembut pipi bayi atau cium bagian atas kepala.
- Vaksinasi: Pastikan bayi mendapatkan vaksinasi lengkap sesuai jadwal.
- Perhatikan tanda-tanda infeksi: Jika bayi menunjukkan tanda-tanda sakit seperti demam, ruam, atau kesulitan bernapas, segera bawa ke dokter. (Eka Tri Ayu Wulandari)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#rentan infeksi #bahaya cium bayi #pnemonia #bayi #kulit bayi #cium bayi #kesehatan bayi #risiko kesehatan