General Manager PLN UID Jateng-DIJ Feby Joko Priharto menjelaskan, gangguan tersebut menyebabkan sebanyak 32 Gardu Induk terdampak dan hilangnya pasokan sebesar 270 MW. Hal itu berdampak pada terganggunya listrik di sebagian besar wilayah Jawa Tengah dan DIJ.
"PLN berupaya melakukan manuver dengan memberikan pembebanan pada GI yang terganggu secara bertahap," terangnya, Minggu (31/5).
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang mengalami padam aliran listrik akibat gangguan tersebut.
Sementara itu petugas PLN juga terus berupaya memperbaiki Gardu Induk yang mengalami gangguan. "Alhamdulillah pada hari Minggu, 31 Mei 2020 pukul 06.00 WIB pasokan listrik di Jawa Tengah dan DIJ sudah pulih 100 persen dan masyarakat dapat menggunakan listrik kembali," ungkapnya. (ila)
Editor : Administrator