Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cuaca Ekstrem Guyur DIY, 59 Titik Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Yogyakarta dan Sekitarnya

Editor Content • Selasa, 17 Februari 2026 | 11:28 WIB
Cuaca buruk turut mengganggu produktivitas tangkapan nelayan di Gunungkidul.
Cuaca buruk turut mengganggu produktivitas tangkapan nelayan di Gunungkidul.

JOGJA - Hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur hampir seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Minggu malam (15 Februari 2026) hingga Senin (16 Februari 2026) memicu cuaca ekstrem berupa tanah longsor, pohon tumbang, dan kerusakan infrastruktur.

Berdasarkan Sitrep (Situation Report) terbaru dari Pusdalops PB BPBD DIY per pukul 24:00 WIB Senin, 16 Februari 2026, kejadian ini berdampak di puluhan titik di lima kabupaten/kota.

Total dampak mencakup sekitar 59 titik kejadian, dengan kerusakan rumah mencapai puluhan unit, akses jalan terganggu, serta jaringan listrik dan internet putus di beberapa lokasi.

Empat warga mengalami luka ringan dan 16 jiwa terpaksa mengungsi.

Berikut rincian dampak per wilayah:

Kabupaten Kulon Progo menjadi yang paling terdampak dengan 19 titik longsor dan cuaca ekstrem di 8 kapanewon, termasuk Kokap, Nanggulan, Pengasih, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang, Panjatan, dan Sentolo.

Kerusakan meliputi 1 pohon tumbang, 8 rumah rusak, 11 titik akses jalan terputus, 1 jaringan listrik, 1 jaringan internet, serta 1 titik irigasi.

Kota Yogyakarta terdampak di 7 lokasi pada 4 kemantren (Kraton, Ngampilan, Gondokusuman, Mergangsan).

Kerusakan mencakup 4 rumah, 1 kantor kelurahan Wirogunan, 1 mobil, 1 titik rumpun bambu, serta aliran sungai.

Sebanyak 4 orang luka ringan dan 16 jiwa mengungsi.

Kabupaten Gunungkidul mencatat 7 lokasi di 6 kapanewon (Wonosari, Karangmojo, Tepus, Patuk, Ponjong, Panggang).

Dampak termasuk 3 pohon tumbang, 8 rumah rusak, 2 rumah terancam, 1 jembatan, 2 jaringan listrik, 2 talud ambrol, serta akses jalan dan aliran sungai.

Estimasi kerugian mencapai Rp21 juta.

Kabupaten Sleman paling banyak titik kejadian dengan 25 lokasi di 7 kapanewon (Sleman, Depok, Ngemplak, Ngaglik, Pakem, Prambanan, Gamping).

Kerusakan meliputi 8 rumah, 2 fasilitas pemerintah, 1 pondok pesantren, 1 kandang ternak, 2 akses jalan, pohon tumbang (12 titik), serta jaringan listrik dan internet.

Kabupaten Bantul terdampak di 1 lokasi Kapanewon Kasihan, yaitu fasilitas pemerintah (Bandiklat Gunung Sempu) dan 1 rumah rusak.

Upaya penanganan yang dilakukan BPBD DIY bersama petugas dan relawan gabungan meliputi pencatatan data, koordinasi, himbauan kepada warga, kerja bakti, dukungan logistik, pembersihan, serta pemberian bantuan logistik.

Data ini bersifat sementara dan dapat berubah sesuai update terbaru dari TRC BPBD DIY serta Pusdalops BPBD kabupaten/kota.

BPBD DIY mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem lanjutan, menghindari lereng rawan longsor, sungai, dan area genangan. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#berita jogja hari ini #bencana hari ini #Cuaca ekstrem Jogjakarta #rawan longsor