RADAR JOGJA - Stasiun Jogjakarta mulai menerapkan penbayaran non-tunai (cashless) untuk layanan parkir per 1 Sepetember. Pembayaran parkir ini hanya menggunakan kartu uang eletronik.
Manager Humas Daop 6 Jogjakarta Franoto Wibowo mengatakan, penerapan sistem pembayaran non-tunai bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan bagi pelanggan.
Dengan penerapan cashless ini, penumpang tidak akan repot mencari karcis parkir saat akan keluar. Dan meminimalisir denda akibat kehilangan karcis parkir.
Baca Juga: Layanan Parkir Stasiun Jogja Terapkan Pembayaran Cashless
"Pengoperasian kartu uang elektronik ini juga menekan human error dari sisi salah perhitungan uang kembalian, yang dapat terjadi karena pemotongan saldo telah menggunakan sistem," katanya Minggu (3/9/23).
Franoto menyebut, pelanggan nantinya setelah melakukan tap in juga akan mendapatkan struk sebagai bukti pembayaran. "Para pelanggan yang hendak menggunakan layanan parkir di Stasiun Jogjakarta kami imbau untuk mempersiapkan kartu uang elektronik dan memastikan cukup saldo saat akan keluar parkir," ujarnya.
Menurutnya, area parkir stasiun dikelola oleh PT Reska Multi Usaha sebagai anak perusahaan KAI. Sebelumnya, beberapa stasiun besar juga telah menerapkan sistem pembayaran non-tunai. Seperti di Stasiun Semarang Tawang, Surabaya Gubeng, hingga Stasiun Kiaracondong.
Baca Juga: Lebih Mahal, Tarif Parkir di Denggung Capai Rp 5 Ribu
"Di Stasiun Jogjakarta, sistem pembayaran non-tunai menggunakan kartu uang elektronik ini berlaku untuk parkir kendaraan mobil dan motor," tuturnya. (wia/eno)
Editor : Satria Pradika