SLEMAN - Performa PSS Sleman di Championship 2025/2026 terbilang impresif. Sebab, hingga pekan ke-21 ini Super Elang Jawa berhasil tampil cukup stabil dengan menjadi pemuncak klasemen sementara Grup Timur.
Saat ini kompetisi telah memasuki putaran ketiga. Fase ini terbilang krusial karena menentukan tim mana yang berhak naik ke Super League sekaligus degradasi ke Liga Nusantara (Liga 3) di musim depan.
PSS menjadi tim yang paling meyakinkan di putaran ketiga dengan menorehkan tiga kemenangan beruntun. Hasil ini mengantarkan Dominikus Dion dan kawan-kawan ke posisi puncak klasemen sementara dengan 45 poin. Hasil ini hanya terpaut empat poin dari Barito Putera di posisi kedua dengan 41 poin.
Perolehan poin itu sekaligus menjadi perolehan tertinggi di antara tim-tim lainnya di Championship. Pasalnya, di klasemen Grup Barat, Adhyaksa FC memimpin dengan 40 poin.
Tak cuma itu, PSS juga menjadi tim dengan kekalahan sedikit dengan dua kekalahan serta kemenangan paling banyak dengan 13 kali. Dari total 21 laga, Laskar Sembada sudah mencetak 39 gol dan baru kebobolan 15 gol sepanjang musim.
Menariknya lagi, tim kebanggaan Bumi Sembada ini punya rekor tak terkalahkan di kandang sendiri. Dari 11 laga kandang, PSS berhasil meraih delapan kemenangan serta tiga imbang.
PSS kini tinggal menyisakan enam pertandingan menuju kembali ke kasta tertinggi. Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis meminta anak asuhnya untuk menjaga konsistensi di enam laga sisa ke depan.
"Kami butuh konsistensi dari seluruh pemain, fokus yang tinggi, serta kerja keras yang maksimal," cetusnya, Jumat (6/3).
Meski begitu, pelatih yang akrab disapa Uwak ini tetap mewanti-wanti para pemainnya agar tetap waspada terhadap calon lawan di enam laga ke depan. Sebab, menurutnya, bukan tidak mungkin tim-tim lain bakal ingin menjegal PSS dari puncak klasemen.
"Saya kira persaingan akan semakin ketat. Yang pasti, kami harus bekerja lebih keras lagi karena momentum ini harus terus kami jaga," tegasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun