RADARJOGJA.CO.ID - Pengakuan akan kreativitas kelompok pendukung ultras PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS) kembali hadir. Setelah langsung mendapatkan pengakuan dari orang nomer satu di negeri ini Presiden Joko Widodo, BCS menjadi kelompok ultras di Asia terbaik versi Copa90.
Hal ini tentu menjadi motivasi untuk kembali mendukung Super Elang Jawa (Elja) mewujudkan target promosi akhir musim nanti. Terlebih, kehadiran BCS dalam awaydays selalu dinantikan Busari Cs. "Tanpa mereka, tidak ada artinya perjuangan di lapangan," ujar Busari.
Kelompok suporter yang selama ini berada di tribun selatan ini memang dikenal sebagai kelompok suporter fanatik. Mereka tak pernah lelah menyanyikan chant dengan lantang selama 90 menit. Itu belum termasuk dengan koreografi yang ditampilkan setiap laga.
Termasuk, Presiden Joko Widodo kala membuka turnamen Piala Presiden 2017 di Stadion Maguwoharjo beberapa waktu lalu. Jokowi tak hanya terkesima dengan atraksi BCS yang membentuk 4 dimensi maskot Super Elja. Jokowi pun tak ragu ikut mengabadikan aksi tersebut. Sang presiden bahkan mengabadikan aksi tersebut untuk video log (vlog) pertamanya.
Apalagi saat mendengarkan anthem Sampai Kau Bisa yang bakal membuat bulu kuduk siapa pun. Tak heran jika BCS lantas dinobatkan menjadi ultras terbaik di Asia versiCopa90. Seperti diketahui,Copa90merupakan salah satu media yang memantau tentang perkembangan suporter sepak bola, khususnya ultras, di seluruh dunia. Ultras sendiri dalam bahasa latin memiliki arti "di luar kebiasaan". Karenanya dalam keseharian, ultras dikenal sebagai kelompok suporter garis keras. Laiknya di Italia ada Curva Nord 69 (ultras Inter Milan) atau Fossa dei Leoni dan Brigate Rossoneri (ultras AC Milan).
Melalui video berdurasi 5 menit,Copa90telah menobatkan 5 ultras terbaik dari lima negara di Asia. Di bawah BCS, ada Bangal Brigade (kelompok suporter East Bengal FC dari India), Boys of Straits (kelompok suporter Johor Darul Ta'zim F.C. dari Malaysia), Frente Tricolor (kelompok suporter Suwon Samsung Bluewings dari Korea Selatan), dan Urawa Boys (kelompok suporter Urawa Red Diamonds dari Jepang).
Dalam video tersebut, Copa 90 mendeskripsikan BCS sebagai suporter yang luar biasa meskipun mendukung tim dari kasta kedua. "Setiap tim berlaga, stadion selalu dipenuhi dengan warna hijau dan hitam, koreo yang sangat luar biasa menggambarkan budaya dan apa yang dialami, seperti wajah tersenyum (smiling face), tombol tidak suka (unlike button) dan lingkaran api (ring of fire)," bunyi narasi dalam video tersebut.
Dilansir berbagai sumber, pengakuan Brigata Curva Sud sebagai suporter yang luar biasa dalam mendukung tim bukan dari Copa 90 saja, melainkan media Eropa lain sepertiUltras WorlddanTifo TVsebelumnya juga mengangkat BCS sebagai suporter luar biasa. (JPG/eri)
Editor : Editor News