SLEMAN - Banding PSS Sleman resmi ditolak oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Namun, penonton masih diperbolehkan hadir di tribun barat dan timur Maguwoharjo International Stadium (MaglS) dengan larangan mengenakan atau membawa atribut Laskar Sembada dalam empat laga kandang ke depan.
Tentu saja hal ini menjadi sedikit angin segar Super Elja yang akan berjuang ke putaran ketiga nanti. Mengingat fase terakhir kompetisi Championship 2025/2026 ini menjadi momentum krusial bagi tim untuk bisa meraih tiket promosi.
Kabar itu juga disambut baik oleh Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis. Pelatih yang akrab disapa Uwak ini mengaku lega karena Komdis PSSI memberikan keringanan kepada tim Super Elang Jawa.
"Ya, saya kira kami semua bersyukur. Artinya ini jadi modal yang berharga buat seluruh pemain," katanya usai sesi latihan rutin di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Rabu (11/2).
Bukan tanpa alasan Uwak mengatakan hal itu. Sebab, menurutnya, kehadiran suporter di stadion dapat mengubah atmosfer pertandingan secara signifikan.
Tak hanya itu, baginya teriakan dan dukungan dari para suporter tentu dapat menambah motivasi pemain untuk memenangkan laga di kandang. "Artinya kami ditonton langsung oleh suporter kami dan ini menjadi semangat yang luar biasa, semangat tambahan untuk kami bisa survive di pertandingan di home nanti," tegasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun