PURWOREJO - Lima unit bus pembawa warga perantauan asal Puworejo telah diberangkatkan dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (16/3). Pemberangkatan rombongan bus ini dilakukan bersamaan program Mudik Gratis Lebaran 2026 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi mengatakan, pemerintah daerah bersama Baznas Puworejo tahun ini ikut mendukung perlaksanaan program mudik gratis.
Ada lima armada yang disiapkan untuk mengangkut warga Purworejo di perantauan menuju kampung halaman.
"Tahun ini daftar tunggunya sudah lebih dari 200 orang. Antusiasnya luar biasa," kata Dion saat pelepasan peserta program Mudik Gratis Lebaran 2026.
Dion menyatakan, program mudik gratis bagi warga perantauan Purworejo merupakan agenda rutin tahunan.
Ke depan, kata dia, pemerintah daerah akan berupaya menambah armada layanan mudik gratis agar dapat dinikmati lebih banyak masyarakat. "Tahun ini ada lima bus, semoga tahun depan lebih banyak lagi," ucapnya.
Seperti diketahui, tahun ini ada 325 bus disiapkan untuk mengantar pemudik ke seluruh wilayah Jawa Tengah. Total bus tersebut terdiri dari 70 unit dari Pemprov Jateng.
Sedangkan dari pemerintah kabupaten/kota sebanyak 175 unit. Sisanya disediakan dari perusahaan atau badan usaha milik pemerintah.
Sementara itu, Ketua Panitia Mudik Gratis Wilayah Purworejo Untung Widodo mengapresiasi kepedulian pemerintah kepada warga perantauan. Menurutnya, fasilitasi ketersediaan armada sangat membantu peserta mudik yang kesulitan karena keterbatasan biaya.
Disebutkan, sebagian besar peserta mudik tahun ini merupakan pekerja informal seperti pedagang kaki lima. Untung berharap dengan adanya program pulang kampung bersama dapat mempererat tali silaturahmi antar warga Puworejo di perantauan.
"Alhamdulillah, program ini sangat membantu. Mudah-mudahan tahun depan dapat lebih banyak armada," jelasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo