Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lakukan Sidak Daycare, Komisi D DPRD Kota Jogja Soroti Persoalan Perizinan 

I
Penulis: Iwan Nurwanto❯
SIDAK: Jajaran Komisi D DPRD Kota Jogja bersama dengan instansi terkait saat melakukan sidak pada yayasan tempat penitipan anak atau daycare, Senin (11/5/2026). DOKUMENTASI HUMAS DPRD KOTA JOGJA 
SIDAK: Jajaran Komisi D DPRD Kota Jogja bersama dengan instansi terkait saat melakukan sidak pada yayasan tempat penitipan anak atau daycare, Senin (11/5/2026). DOKUMENTASI HUMAS DPRD KOTA JOGJA 

Advertisement

JOGJA - Komisi D DPRD Kota Jogja melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) tempat penitipan anak atau daycare pada Senin (11/5/2026). Dalam kegiatan tersebut legislatif menemukan daycare yang mengalami masalah perizinan.

Ketua Komisi D DPRD Kota Jogja Darini mengatakan, pihaknya melakukan sidak pada dua tempat penitipan anak. Yakni di TK-KB-TAA Al Fatihah di Kemantren Umbulharjo dan Pusteblume Daycare di Kemantren Danurejan.

Darini menyatakan, khusus untuk Pusteblume Daycare pihaknya menyoroti aspek legalitas. Lantaran meski sudah beroperasi sepuluh tahun daycare tersebut belum memiliki izin resmi. Padahal dari segi kurikulum dan fasilitas sudah mencukupi untuk anak usia dini.

“Kami dorong pengelola segera menindaklanjuti. Ini bukan sekadar administratif, tapi jaminan keamanan bagi anak yang dititipkan,” ujar Darini disela sidak.

Sementara untuk TK-KB-TAA Al Fatihah, Politisi PDI Perjuangan itu memastikan pengelola sudah memenuhi aspek legalitas maupun fasilitas. Hanya saja dokumen perizinan di tempat tersebut akan segera habis dan tengah diproses.

Advertisement

Darini mengapresiasi kepatuhan tersebut. Dia juga berharap agar proses administrasi pengurusan legalitas tersebut bisa segera rampung. Supaya pelayanan secara aspek formal di daycare tidak terganggu.

“Aspek legalitas adalah fondasi utama layanan publik, terlebih yang menyangkut kelompok rentan seperti anak-anak,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Jogja Solihul Hadi menekanan pentingnya pengawasan ketat operasional daycare di Kota Jogja. Hal itu sebagai bentuk antisipasi agar kasus kekerasan terhadap anak tidak kembali terulang.

Menurutnya, temuan lapangan dalam sidak akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi bagi pemerintah kota (pemkot). Sehingga kebijakan yang nantinya dikeluarkan bisa benar-benar memberi keamanan bagi anak maupun orang tua.

Lebih lanjut, Politisi PKB itu menyampaikan bahwa legislatif saat ini tengah menyusun rekomendasi kebijakan untuk mengatur operasional daycare di Kota Jogja.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tiga Nama Muncul, Sekda Kota Jogja Definitif Tunggu Hasil  Konsultasi Wali Kota-Gubernur    

Tiga Nama Muncul, Sekda Kota Jogja Definitif Tunggu Hasil  Konsultasi Wali Kota-Gubernur   

Tiga nama calon sekretaris daerah (sekda) Kota Jogja sudah muncul ke permukaan. Namanya pun sesuai dengan prediksi Radar Jogja dalam pemberitaan Rabu (6/5) lalu. Ketiga nama itu adalah ...

Penyembelihan Hewan Kurban di Kota Jogja Diimbau Senafas  dengan Mas Jos, Jangan Buang Sembarangan Limbah Padat dan Cair

Penyembelihan Hewan Kurban di Kota Jogja Diimbau Senafas dengan Mas Jos, Jangan Buang Sembarangan Limbah Padat dan Cair

Pemkot Jogja melakukan penyesuaian terkait penyembelihan hewan kurban dalam pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Utamanya soal pengelolaan limbah penyembelihan dengan tidak membuang semabarang. Panitia kurban didorong agar..

Ditinggal Razzi Taruna sebelum Kompetisi Usai, Van Gastel Soroti Dampaknya untuk PSIM Jogja

Ditinggal Razzi Taruna sebelum Kompetisi Usai, Van Gastel Soroti Dampaknya untuk PSIM Jogja

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel akhirnya buka suara dan memberikan komentarnya soal mundurnya manajer tim PSIM Jogja Razzi Taruna.  Van Gastel mengakui adanya dampak internal setelah mundurnya Razzi, di tengah be

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer