Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Selama Ramadan Buka Sore sampai Malam, PKL Tuin Van Java Magelang Gantian Berjualan Dua Hari Sekali

Naila Nihayah • Jumat, 20 Februari 2026 | 07:25 WIB

 

Tidak ada aktivitas pedagang di shelter kuliner Tuin Van Java (TVJ) Alun-alun Kota Magelang, Kamis (19/2).
Tidak ada aktivitas pedagang di shelter kuliner Tuin Van Java (TVJ) Alun-alun Kota Magelang, Kamis (19/2).

 

MAGELANG - Pedagang kaki lima (PKL) di selter kuliner kawasan Alun-alun Kota Magelang menerapkan pola operasional baru selama Ramadan. Sistem jualan kini difokuskan pada sore hingga malam hari dengan mekanisme giliran dua hari sekali guna mengakomodasi seluruh pedagang.

Ketua Paguyuban PKL TVJ Alun-alun Kota Magelang Sugiarto menjelaskan, kebijakan itu merupakan hasil kesepakatan bersama antarpedagang setelah mempertimbangkan kondisi lapangan dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Sehingga nantinya pedagang juga bisa libur jualan.

Dia menyebut, seluruh pedagang yang mendapat giliran akan mulai masuk sejak pukul 15.00 untuk persiapan, sebelum benar-benar melayani pembeli pada waktu berbuka puasa hingga malam hari.

"Memang fokusnya sore sampai malam," katanya, Kamis (19/2).

Meski pola operasional telah diatur, kata dia, pedagang masih dihadapkan pada tantangan cuaca. Khususnya intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. "Kemarin kan sering hujan, itu sangat berpengaruh ke jumlah pengunjung," imbuhnya.

Dia mengakui, kondisi serupa juga terjadi pada Ramadan tahun sebelumnya, yang mana hujan turut menekan jumlah pengunjung di kawasan kuliner tersebut. Dia berharap, Ramadan tahun ini dapat membawa berkah bagi para pedagang di TVJ.

Di tengah perubahan pola operasional, aspek kebersihan tetap menjadi perhatian utama. Sugiarto memastikan, pengelolaan kebersihan dilakukan secara rutin, bahkan hingga dini hari. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung citra TVJ.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang Syaifullah mengatakan, keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi pola penjualan pada Ramadan sebelumnya. Pada hari biasa, aktivitas di TVJ terbagi dalam dua sif, yakni pagi hingga sore dan sore hingga malam.

Namun selama Ramadan, seluruh aktivitas difokuskan pada shift sore untuk mengoptimalkan potensi pembeli saat waktu berbuka. "Semua sepakat ambil sif kedua. Tapi karena tempat terbatas, akhirnya dibuat sistem gantian dua hari sekali," lontarnya.

Baca Juga: Selidiki Kericuhan Jembatan Ngembik, Polres Magelang Kota Tingkatkan Patroli Ramadan Antisipasi Tawuran hingga Perang Sarung

Secara keseluruhan, jumlah pedagang di kawasan TVJ mencapai sekitar 125 orang, termasuk pelaku usaha angkringan. Dengan jumlah tersebut, pembagian jadwal dinilai menjadi solusi paling realistis agar semua tetap mendapatkan kesempatan berjualan.

Syaifullah menambahkan, kebijakan khusus seperti di TVJ tidak diberlakukan secara kaku di seluruh wilayah Kota Magelang. Pedagang di lokasi lain diberikan fleksibilitas menyesuaikan kondisi masing-masing, selama tetap menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

"Kami tidak melarang pedagang tetap buka. Tapi diimbau untuk menyesuaikan, misalnya dengan penutup atau tirai. Yang penting saling menghormati," paparnya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#puasa #PKL #Tuin Van Java #TVJ #Alun-Alun Kota Magelang