RADAR JOGJA - Setelah sekian lama menanti, akhirnya anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kabupaten Gunungkidul segera memiliki seragam baru. Pengadan baju baru dianggarkan tahun ini, tahapannya masuk dalam proses lelang e-katalog.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gunungkidul Edi Basuki mengatakan, usulan perlengkapan seragam dari anggota linmas muncul sejak lama. Karena mempertimbangkan ketersediaan anggaran sempat tertunda."Semoga secepatnya terealisasi,’’ kata Edi, Selasa (26/9/23).
Dia menjelaskan, jumlah seragam linmas yang pengadaannya sedang dilelangkan sebanyak 6.000 stel. Pihaknya meyakini logistik berupa baju dinas untuk para linmas atau hansip sesuai dengan kebutuhan."Usulan dari kalurahan awalnya 5.946 stel," ujarnya.
Namun, mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul menerangkan, warna seragam dinas tenaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat ini berbeda dari sebelumnya."Nanti warnanya abu-abu muda untuk baju dan celana warna abu-abu tua," ungkapnya.
Menurutnya, aset relawan tangguh linmas kehadirannya sangat dibutuhkan demi membantu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Terlebih pada saat pesta demokrasi Pemilu 2024."Pagu anggaran pengadaan seragam linmas sebesar Rp 4,8 Miliar," jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Heri Nugroho mengatakan, satlinmas merupakan aset relawan tangguh. Selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat."Kami berharap satlinmas mampu menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam mengantisipasi potensi kerawanan kejahatan maupun bencana alam," kata Heri.
Pengadaan seragam dinas dan pendidikan mitigasi bencana diperlukan bagi anggota satlinmas agar memiliki kemampuan deteksi dini terhadap berbagai ancaman. (gun/din)
Editor : Satria Pradika