RADAR JOGJA – Penikmat musik rock tentunya tidak asing lagi dengan nama “Nirvana”, band legendaris asal Aberdeen, Washington, Amerika Serikat.
Grub band yang digawangi Kurt Cobain (vokalis/gitaris), Krist Novoselic (bassist) dan Dave Grohl (drummer), ini bakal merayakan 30 tahun Nirvana berkarya.
Mereka bakal merilis ulang album berjudul "In Utero", yang artinya, suatu bentuk kelahiran atau proses kelahiran.
“In Utero” akan dirilis dalam edisi terbatas, pada 27 Oktober 2023 mendatang.
Rilis ulang album ini akan tersedia dalam format 8LP box set super delux, 5CD box set super deluxe, 1LP + 10” edisi, edisi 2CD, dan edisi digital super delux.
Untuk versi super-deluxnya, album dan rekaman langsung dicetak pada vinil 180 gram bersamaan dengan panel akrilik, menampilkan cover album.
Selain itu buku setebal 48 halaman berisikan foto yang belum pernah dirilis, ditambah fanzine 20 halaman dan lithograph dari konser di Los Angeles, juga akan dicetak.
Versi super-delux fisik ini tersedia terbatas dengan jumlah 3.000 salinan di seluruh dunia.
Nirvana Berdiri dan Merilis Lagu
Band Amerika Serikat ini berdiri pada 1987. Meski berasal dari Aberdeen, Washington, Amerika Serikat, grup band ini menemukan kesuksesannya di Kota Seattle, Amerika Serikat.
Dua tahun berdiri, Nirvana merilis album pertamanya berjudul “Bleach” pada 1989.
Kemudian pada 1991 Virvana kembali merilis album kedua berjudul “Nevermind” yang kemudian mengubah lanskap music rock selamanya.
Salah satu lagu mereka berjudul “Smells Like Teen Spirit” menjadi himne generasi frustasi.
Album ini laris dipasaran, hingga terjual jutaan kopi di seluruh dunia. Hal ini membawa nama Nirvana ke puncak ketenaran dunia musik.
Dan tahun ini, untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-30. Band legendaris ini akan merilis ulang album terakhir mereka.
“In Utero” Album Terakhir
“In Utero” yang merupakan album ketiga dan menjadi album terakhir mereka. Sebelumnya album ini sudah dirilis pada tahun 1993 dengan 12 lagu di dalamnya. Saat itu menjadi proyek pertama Nirvana dalam Billboard Hot 100.
Sebelum di rilis kembalinya album terakhir mereka, lagu-lagu seperti “ Come as You Are”, “Heart-Shaped Box” dan “All Apologies” menjadi lagu klasik musik rock hingga hari ini. Masih melekat dan kerap didengar oleh penggemarnya.
Namun, di tahun 1994 vokalis sekaligus gitaris mereka, Kurt Cobain mengakiri hidupnya secara tragis. Dia meninggalkan dunia musik dalam suasana kesedihan dan kebingungan yang mendalam.
Setelahnya, Krist Novoselic dan Dave Grohl melanjutkan karir mereka masing-masing dalam dunia musik.
Namun nama Nirvana masih menjadi salah satu band rock paling berpengaruh dalam sejarah musik dunia.
Sebab, memiliki warna musik yang menggambarkan perasaan dan emosi yang kuat. Juga pesan-pesan yang terkandung dalam lirik masih related hingga saat ini. Dan menjadikan karya-karya mereka tetap hidup dan dinikmati oleh semua penggemar mereka hingga hari ini. (Trimina Klara)
Editor : Meitika Candra Lantiva