BANTUL - Kebakaran melanda sebuah rumah di Perumahan Green Kuantan, Blok A5, Plawonan RT 3, Argomulyo, Sedayu Minggu (23/11) dini hari. Api berkobar setelah terjadi ledakan dari ruang tengah dan menghanguskan sebagian besar perabotan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 80 juta.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 saat pemilik rumah M Ridho, 37, tengah tertidur. Korban terbangun setelah mendengar suara ledakan dari ruang tengah. Saat diperiksa, kursi sofa sudah dilalap api.
“Korban sempat berusaha memadamkan api, tetapi api cepat membesar dan menjalar ke perabotan lain serta dinding rumah,” ujarnya Minggu (23/11).
Melihat kobaran tak terkendali, Ridho meminta bantuan satpam perumahan dan warga sekitar. Petugas Polsek Sedayu yang tiba di lokasi langsung membantu upaya pemadaman hingga api bisa dikendalikan.
Tidak lama kemudian, tim pemadam kebakaran Sedayu dan Bantul datang untuk memadamkan api sepenuhnya. Api dinyatakan padam sekitar pukul 04.30.
Terkait penyebab kebakaran, Rita menyebutkan masih belum bisa dipastikan. Namun berdasarkan keterangan penghuni rumah, ada dugaan ledakan berasal dari powerbank yang tengah diisi daya.
“Sebelum tidur, korban mengisi daya powerbank dan lupa mencabutnya. Korban menduga ledakan berasal dari situ," katanya.
Rita menambahkan, olah TKP dari tim identifikasi Polres Bantul akan dilakukan Senin pagi (24/11), mengingat kondisi lokasi masih panas dan gelap saat kejadian.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Bantul Irawan Kurnianto mengimbau, agar masyarakat memingkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana kebakaran dengan menggunakan peralatan listrik berstandar SNI.
Baca Juga: Persoalan Relokasi SDN Nglarang, Ketua DPRD Sleman Sebut Bentuk Kegagalan Perencanaan Pemerintah
Jangan memberikan beban berlebihan kepada stop kontak, pergunakan peralatan listrik sesuai dengan aturan dan selalu cek kembali peralatan listrik setelah digunakan atau matikan jika tidak digunakan.
"Selain itu agar antisipasi kebakaran karena kebocoran gas dengan lebih waspada terhadap penggunaan kompor, deteksi dini jika terjadi bau gas yang menyengat," tuturnya.
Lanjutnya, jika terpaksa membakar sampah, pilihlah waktu saat tidak banyak angin yang berhembus, pilih lokasi yang aman dan memininalisir perambatan. Jangan tinggalkan sebelum pembakaran padam. "Jika terjadi kebakaran diluar kendali agar menghubungi Pusdalops BPBD Bantul di 0274 6462100 atau bantul siaga 112," pesannya. (cin)
Editor : Sevtia Eka Novarita