JOGJA - Fakultas Seni Rupa (FSR) ISI Yogyakarta, bekerjasama dengan perguruan tinggi asing menyelenggarakan pameran internasional bertajuk 'TRANS-FORM(A)OTION'. Pemeran berlangsung selama sepekan, menyuguhkan ratusan objek seni.
Pembantu Rektor III ISI Yogyakarta Muhamad Sholahuddin mengatakan pameran internasional berlangsung di Geleri R.J. Katamsi ISI Yogyakarta. Kegiatan tersebut dimulai pada 25 hingga 31 Mei 2024.
"Pembukaan pameran berlangsung pada Sabtu malam," kata Muhamad Sholahuddin pada Minggu (26/5/2024).
Pameran seni rupa diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Lustrum ke-8 atau perayaan 40 tahun usia, ISI Yogyakarta. Dalam kesempatan pembukaan pameran disuguhkan karya-karya seni rupa dan fashion show mahasiswa D4 Desain Mode Kriya Batik.
"Pameran menampilkan beragam karya seni rupa, desain, kriya, fesyen, dan seni digital, mulai dari gaya tradisional hingga kontemporer," ucapnya.
Hasil seni merupakan karya dosen, mahasiswa, alumni dan mitra kerjasama internasional FSR ISI Yogyakarta. Mitra kerjasama internasional perguruan tinggi asing yakni, Malaysia, Thailand, Tiongkok dan Hungaria.
Sementara itu, Koordinator Lustrum ke-8 dari FSR ISI Yogyakarta Endro Tri Susanto
menyampaikan, selain pameran seni rupa juga digelar fashion show dan workshop kreatif yang mewujudkan misi berkreasi mendaur ulang.
"Para kreator berbagi ilmu bagaimana memanfaatkan sampah di lingkungan sekitar," kata Endro Tri Susanto.
Baca Juga: 6 Zodiak Paling Suka Caper - Siapa Saja yang Paling Haus Perhatian? Nomor 3 Bikin Kaget!
Sampah dimanfaatkan sebagai media karya seni dan kreatif. Fokus pada pentingnya pengolahan, daur ulang dan mengubah produk yang tidak hanya bermanfaat, namun juga membantu melindungi lingkungan.
"Workshop diikuti mahasiswa ISI Yogyakarta dan mahasiswa internasional yang sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa dan Darmasiswa," jelasnya.
Pameran bertajuk 'TRANS-FORM(A)OTION' terbuka bagi masyarakat umum dan gratis. Ingin menyaksikan pameran dapat mengunjungi Galeri R.J. Katamsi dan Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, mulai pukul 10.00 sampai dengan 16.00 WIB.
"Ada 105 objek seni yang bisa dinikmati oleh masyarakat," ungkapnya.(gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin