MUNGKID – Novan Muhammad Ichwan Sanura dan Bella Kristyanti Handono terpilih sebagai juara pertama dalam ajang Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Magelang 2025. Posisi kedua diraih Valen Arta Viansyah dan Azzahra Shafa Fadhila, disusul Nadhirul Ma’abi dan Aminatun Purwitasari di tempat ketiga.
Dari 100 pendaftar, tersaring 30 finalis yang lolos ke malam grand final. Puluhan finalis itu pun tampil memukau dalam malam grand final yang dihelat di Ballroom Grand Artos Hotel & Convention, Magelang, Minggu (8/6) malam. Selain itu, mereka yang terpilih akan mewakili Kabupaten Magelang di ajang Duta Wisata tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Mulyanto mengatakan, ajang ini bukan sekadar kontes kecantikan. Tetapi proses pencarian generasi muda terbaik yang punya wawasan, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan cinta terhadap daerah.
Selama hampir dua bulan, kata dia, para peserta menjalani serangkaian seleksi. Mulai dari administrasi, wawancara, pelatihan public speaking dan bahasa Inggris, hingga kunjungan ke destinasi wisata dan pelaku ekonomi kreatif.
Menurutnya, generasi muda hari ini merupakan wajah masa depan Magelang. "Karena itu, ajang ini adalah investasi sumber daya manusia yang sejalan dengan visi daerah: Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera (Anyar Gress GRESS)," ucapnya.
Dia berharap, para finalis dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya cakap bicara, tetapi juga beretika, toleran, dan bertanggung jawab. Karakter seperti itu, menurutnya, dibutuhkan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menekankan pentingnya sektor pariwisata dalam pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, pariwisata memberikan dampak positif yang luas. Mulai dari aspek sosial, budaya, hingga lingkungan dan ekonomi.
Ajang ini, lanjut dia, menjadi wadah strategis untuk menyiapkan duta-duta muda yang mampu mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Magelang di tingkat lokal, regional, maupun nasional.
Terlebih, Kabupaten Magelang tak hanya mengandalkan Candi Borobudur sebagai magnet wisata. Destinasi alam seperti Gunung Telomoyo, Ketep Pass, Nepal Van Java, Air Terjun Sekar Langit, hingga pemandian Candi Umbul merupakan aset wisata unggulan yang harus terus dikenalkan.
Para duta wisata, harapannya mampu meningkatkan jumlah kunjungan dan lama tinggal wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
"Jadikan ajang ini momentum untuk semakin mencintai potensi wisata daerah dan membawanya ke panggung nasional. Bawa semangat ‘Melanglang Magelang’ ke seluruh penjuru negeri," katanya. (aya)
Editor : Heru Pratomo