Dari Royal Orchestra hingga Sport Tourism, Ada Lebih dari 70 Agenda Wisata di DIY selama 2025
Elang Kharisma Dewangga• Senin, 9 Desember 2024 | 00:07 WIB
Peluncuran Calender event DIY 2025
JOGJA - Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY secara resmi telah melakukan launching calendar of event, berisi puluhan agenda berbasis wisata dan budaya yang akan berlangsung pada 2025 mendatang.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata DIY Aria Nugrahadi menyampaikan, launching calendar of event tersebut diniatkan untuk meningkatkan kunjungan, length of stay (los), hingga belanja dan wisata para wisatawan yang hendak datang ke Jogja.
"Ini juga untuk memotivasi para pekerja seni dan pelaku wisata agar bersiap untuk serangkaian agenda ke depan," katanya dalam sesi launching yang berlangsung di Monumen Serangan Umum 1 Maret, Sabtu (7/12) malam.
Aria merinci bahwa pada 2025 mendatang, setidaknya akan ada 73 festival yang diselenggarakan. Di samping itu, akan ada 7 karnaval, 21 kontes atau perlombaan, 21 pagelaran musik, 54 atraksi seni dan budaya, hingga 17 agenda sport tourism.
Disebutkan, beberapa agenda tersebut antara lain adalah Pekan Budaya Tionghoa, Upacara Melasti, Numplak Wajik, Festival Jeron Beteng, Festival Dalang Anak, ARTJOG, Yogyakarta Royal Orchestra, Kite Festival, Ngayogjazz, hingga Jogja Fashion Carnival, dan Wayang Jogja Night Carnival.
"Dari semua agenda itu, kami memiliki beberapa event unggulan yang akan menjadi highlight," serunya.
"Seperti pameran Paramaiswari, Coast to Coast, Beach and Run, dan Wayang Jogja Night Carnival itu cukup jadi unggulan kami," sambungnya.
Aria optimistis, bahwa ragam agenda yang dihadirkan tersebut bisa menarik perhatian wisatawan untuk datang ke DIY. Sebab, secara program dan pelaksanaan, agenda tersebut sangat bervariasi.
Beberapa turunan wisata mulai dari wisata kuliner, wisata budaya, hingga wisata berbasis kesehatan dan wisata olahraga akan turun menghiasi DIY tahun depan.
"Kami harap wisatawan bisa datang sebanyak mungkin dan menikmati semua rangkaian kegiatan yang sudah kami siapkan," tuturnya.
Sementara itu, salah satu wisatawan Citra Lestari mengaku antusias, dan bahkan sengaja ikut menyimak rentetan acara yang terangkum dalam calendar of event 2025 tersebut.
"Ini tadi sedang di nol kilo, ternyata ada agenda itu. Saya ikut menantau dan cukup tertarik dengan acara-acaranya," ungkap perempuan asal Pekalongan ini.
Citra menyampaikan, Jogja jadi salah satu kota yang hampir setiap tahun dikunjungi nya. Selain untuk kebutuhan wisata, ia juga memiliki adik yang saat ini berkuliah di kota pelajar ini.
"Lumayan sering ke Jogja, jenguk adik sekalian wisata, seperti sekarang ini," lontarnya (iza).