Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TPS3R dan Bank Sampah Didorong Mengolah Limbah Sisa MBG

A
Penulis: Anom Bagaskoro❯
\PEMILAHAN: Personel Bank Sampah Kulwaru memilah sisa makanan dari kotak kertas - ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
\PEMILAHAN: Personel Bank Sampah Kulwaru memilah sisa makanan dari kotak kertas - ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA

Advertisement

KULON PROGO - Operasional TPS 3R hingga bank sampah di Bumi Binangun didorong untuk terus berkembang. Salah satunya, dengan mengolah limbah dari aktivitas program makan bergizi gratis (MBG).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo Duana Heru menyampaikan, upaya peningkatan kinerja pengelolaan bank sampah dan TPS3R terus dilakukan. Tujuannya, agar pengolahan sampah di tingkat hulu terus berkembang.

"Sejak awal memang, limbah dari aktivitas MBG dapat dikelola di hulu," ucap Duana, Minggu (7/6).

Advertisement

Duana menjelaskan, beberapa SPPG di Kulon Progo tercatat telah berlangganan dengan bank sampah atau TPS3R di wilayah masing-masing. Mereka berlangganan untuk penjemputan sampah secara rutin. Termasuk menjemput sisa makanan atau bahan yang telah menjadi limbah.

Selain SPPG, sisa MBG yang tidak dimakan dan menjadi sampah di sekolah turut dikelola SPPG. Pihaknya mendorong, agar Bank Sampah dan TPS3R dapat bekerjasama di sektor tersebut. Lantaran, potensi timbulan sampah dari aktivitas MBG cukup besar.

Advertisement

Tentu Bank Sampah dan TPS3R, tak hanya sekedar mengambil sampah. Mereka turut diminta untuk melakukan pengeolahan sampah. Diantaranya, membuat kompos dari sisa makanan, hingga mengembangkan budidaya magot.

"Dengan potensi sisa makanan yang banyak, budidaya magot dapat dikelola dengan maksimal," ungkapnya.

Menurutnya, budidaya magot dapat menjadi tamabahan penghasilan untuk pengelolaan bank sampah dan TPS 3R. Lantaran, sumber makanan magot berupa sisa makanan tergolong melimpah. Hal ini, juga mengatasi timbulan sampah organik yang kini dilarang masuk ke TPA Banyuroto.

Sementara itu, Ketua KSM Bumi Lestari Muhammad Nuryasin menjelaskan, kelompoknya mengelola TPS3R. Kebanyakan pelanggannya merupakan rumah tangga, dan sebagian restoran.

"Kami juga menerima sampah dari tiga dapur MBG, termasuk restoran di sekitar jalan nasional," ungkapnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bikin Kompos Hingga Bakar Residu, TPS3R Bumkal Amarta Pendowoharjo Terus Berupaya Tuntaskan Persoala

Bikin Kompos Hingga Bakar Residu, TPS3R Bumkal Amarta Pendowoharjo Terus Berupaya Tuntaskan Persoala

Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Amarta memiliki lini usaha tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R). Pengolahan berkapasitas dua ton per hari ini jadi upaya untuk menuntaskan persoalan sampah di ...

Kebijakan Tolak Sampah Organik Perlu Partisipasi Masyarakat dalam Pemilahan Sampah

Kebijakan Tolak Sampah Organik Perlu Partisipasi Masyarakat dalam Pemilahan Sampah

Semenjak kebijakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banyuroto menolak sampah organik berlaku, sejumlah kelompok swadaya masyarakat (KSM) pengelola TPS3R kewalahan. Lantaran, sampah yang dikirim ke TPS3R belum dipilah oleh

Sampah Mulai Menumpuk di TPS3R, KSM di Kulon Progo Kelimpungan Sejak Larangan Sampah Organik Masuk TPA Banyuroto

Sampah Mulai Menumpuk di TPS3R, KSM di Kulon Progo Kelimpungan Sejak Larangan Sampah Organik Masuk TPA Banyuroto

Sejumlah kelompok swadaya masyarakat (KSM) di Kabupaten Kulon Progo mulai kewalahan mengelola sampah organik. Sampah organik menumpuk di TPS3R ataupun bank sampah. Mereka kewalahan biaya operasional. Hal ini terjadi..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer