Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kini tanpa Perlu lewat Asrama, Pemulangan Jemaah Haji Sleman Terus Berproses

D
Penulis: Delima Purnamasari❯

Advertisement

Jemaah calon haji bersiap diberangkatkan dari Masjid Agung Sleman menuju Embarkasi YIA, Kulon Progo, Rabu (22/4/2026). Tahun ini, sebanyak 1.516 orang asal Kabupaten Sleman akan menunaikan ibadah haji. Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja.
Jemaah calon haji bersiap diberangkatkan dari Masjid Agung Sleman menuju Embarkasi YIA, Kulon Progo, Rabu (22/4/2026). Tahun ini, sebanyak 1.516 orang asal Kabupaten Sleman akan menunaikan ibadah haji. Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja.

 

SLEMAN - Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Sleman terus berproses. Lewat debarkasi haji di Yogyakarta International Airport (YIA), jemaah haji bisa pulang tanpa harus melalui asrama terlebih dahulu. 

Advertisement

 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sleman Siti Bahronah. Saat ini dia sebut masih ada jemaah Bumi Sembada yang belum kembali dari sejumlah kloter. Di antaranya kloter 5, kloter 22, 24, dan 26.

 

 

"Untuk yang meninggal di Makkah ada dua orang. Sampai saat ini belum ada yang terkendala pulang karena sakit. Harapannya tidak ada," katanya dikonfirmasi, Minggu (7/6). 

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY Sylvia Rosetti menjelaskan, pemulangan lewat YIA memang menggunakan mekanisme baru. Saat jemaah datang dari pesawat maka akan diterima oleh petugas imirasi. Paspornya akan dikumpulkan oleh ketua rombongan yang akan diserahkan pada ketua kloter lalu diberikan petugas imigrasi. Jemaah juga akan melakan serangkaian pemeriksaan bea cukai dan kesehatan.

 

 

"Ketika selesai dan dinyatakan clear semua ada seremonial sedikit kemudian dipulangkan. Jemaah dijemput bus dari daerah," katanya. 

 

Menurutnya, mekanisme baru tanpa melalui asrama ini lebih efisien. Baik dari segi anggaran, waktu, hingga tenaga bagi petugas maupun jemaah sendiri. Ke depan mekanisme ini akan terus dievaluasi untuk benar-benar mendapatkan sistem yang ideal dan bisa mengutamakan kenyamanan jemaah. (del) 

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tak Ada yang Dirawat di Rumah Sakit Menjalani Rangkaian Ibadah Haji, Ratusan Jemaah Haji asal Gunungkidul Dipastikan Sehat

Tak Ada yang Dirawat di Rumah Sakit Menjalani Rangkaian Ibadah Haji, Ratusan Jemaah Haji asal Gunungkidul Dipastikan Sehat

Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Hingga mendekati jadwal kepulangan, seluruh jemaah haji asal Gunungkidul dilaporkan dalam kondisi sehat. Tidak ada satu pun jemaah yang mengalami gangguan kesehatan serius ...

Proses Ibadah Haji Jemaah Gunungkidul Hampir Rampung, Dijadwalkan Pulang Pertengahan Juni

Proses Ibadah Haji Jemaah Gunungkidul Hampir Rampung, Dijadwalkan Pulang Pertengahan Juni

Proses pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah asal Gunungkidul di Tanah Suci berjalan lancar. Mayoritas jemaah telah menyelesaikan tawaf ifadah atau tawaf haji dan kini tinggal menunggu jadwal kepulangan.

Beda Iklim Ekstrem Timur Tengah, Jamaah Haji Kloter 1 YIA Mulai Tiba dengan Keluhan Radang Tenggorokan

Beda Iklim Ekstrem Timur Tengah, Jamaah Haji Kloter 1 YIA Mulai Tiba dengan Keluhan Radang Tenggorokan

Kode Hijau Langsung Pulang, Kode Kuning Masuk Poli Debarkasi Jamaah Haji Kloter 1 YIA Mulai Tiba dengan Keluhan Radang Tenggorokan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer